Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kondisi yang Perlu Diketahui Suami Istri yang Ingin Jalankan Program Bayi Tabung

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 05:30 WIB | Oleh:
Kondisi yang Perlu Diketahui Suami Istri yang Ingin Jalankan Program Bayi Tabung Doc: ist
Ket. program bayi tabung

MATARAM – Untuk pasangan suami istri yang belum dikaruniai anak, bisa menempuh program bayi tabung. Apa saja kendala dan yang harus disiapkan. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Moh Ruslan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, belum ada pasangan suami istri yang berhasil dalam program bayi tabung atau IVF.
 
Direktur Utama RSUD H Moh Ruslan Kota Mataram dr Hj NK Eka Nurhayati di Mataram, Selasa, mengatakan, sejak awal tahun 2026, sampai saat ini pihaknya telah melayani puluhan pasangan suami istri dalam program bayi tabung atau IVF (In Vitro Fertilization). 

"Tapi hingga saat ini belum ada pasien yang mencatatkan keberhasilan kehamilan melalui layanan itu," katanya. Menurutnya, belum berhasilnya program bayi tabung pada para pasien yang ditangani lebih disebabkan kondisi dan tingkat kesulitan kasus yang dialami oleh para pasien itu sendiri. 

Sebagian besar pasien yang datang berkonsultasi dan menjalani terapi memiliki riwayat kasus berat. "Rata-rata yang datang memang dengan kasus berat, seperti faktor usia, adanya penyakit penyerta, hingga faktor hormonal," terangnya.

Menurutnya, kendala hormonal dan usia menjadi tantangan tersendiri dibandingkan kasus yang disebabkan oleh penyumbatan saluran telur (tuba), di mana kondisi hormonal pasien biasanya masih relatif baik.

Meski menghadapi tantangan pada kasus-kasus kompleks, RSUD Mataram terus berkomitmen untuk mengoptimalkan pelayanan bayi tabung guna membantu pasangan suami istri di NTB dan sekitarnya yang mendambakan kehadiran buah hati.

"Jika program ini berhasil, maka layanan bayi tabung di RSUD Kota Mataram bisa menjadi alternatif bagi pasangan suami istri yang belum punya keturunan. Selain itu dapat menjadi sumber baru pendapatan daerah," katanya.

Eka menambahkan, operasional layanan bayi tabung ini secara resmi baru berjalan setelah izin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI keluar pada awal tahun atau sekitar bulan Februari 2026. "Namun program bayi tabung sudah dicanangkan sejak tahun 2025, dan menjadi layanan pertama serta satu-satunya di NTB," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.