Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Masih Anjlok, Sentuh Angka 7.887 Pada Senin 2 Februari 2026

📅 Senin, 02 Feb 2026, 15:45 WIB | Oleh:
IHSG Masih Anjlok, Sentuh Angka 7.887 Pada Senin 2 Februari 2026 Doc: IDX
Ket. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di level 7.887,16 pada akhir sesi I perdagangan Senin (2/2/2026).

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di level 7.887,16 pada akhir sesi I perdagangan Senin (2/2/2026). Indeks tercatat anjlok 5,31% atau melemah 442,45 poin.

Tekanan jual terjadi merata di pasar dengan 750 saham melemah, 140 stagnan, dan hanya 68 saham menguat. Nilai transaksi tercatat Rp 18,9 triliun dengan volume 33,66 miliar saham dan frekuensi 2,04 juta kali transaksi, sementara kapitalisasi pasar merosot menjadi Rp 14.177 triliun.

Mengacu data Refinitiv, seluruh sektor berada di zona merah. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor bahan baku, disusul konsumer non-primer, properti, dan energi.

Saham-saham konglomerat tercatat menjadi penekan utama IHSG, khususnya emiten milik Prajogo Pangestu. Barito Pacific (BRPT), Barito Renewables Energy (BREN), dan Chandra Asri Pacific (TPIA) kompak masuk dalam daftar 10 saham pemberat terbesar dengan total kontribusi minus 45,48 indeks poin.

Namun beban terbesar IHSG pada sesi I datang dari Dian Swastatika Sentosa (DSSA) yang menekan indeks sebesar 52,76 poin. Tekanan berikutnya berasal dari Amman Mineral International (AMMN) yang membebani IHSG sebesar 30,78 poin.

Di sisi lain, saham-saham Grup Bakrie ikut memperparah tekanan pasar setelah menyentuh auto reject bawah. Bumi Resources (BUMI), Bumi Resources Minerals (BRMS), dan Darma Henwa (DEWA) tercatat kompak terkoreksi tajam, dengan BRMS saja membebani IHSG sebesar 19,34 poin.

Pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih bergerak volatil pada pekan pertama Februari 2026. Tekanan datang dari kombinasi sentimen eksternal dan domestik, mulai dari isu partial shutdown pemerintah Amerika Serikat hingga dinamika internal pasar keuangan nasional.

Kondisi tersebut membuat pergerakan IHSG dan nilai tukar rupiah masih rentan digoyang sentimen jangka pendek. Pelaku pasar kini juga menunggu hasil pertemuan antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia, dan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang digelar Senin sore.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir menilai krisis kepercayaan di pasar modal harus dijadikan momentum reformasi menyeluruh. Ia menegaskan isu ini tidak sekadar menyangkut satu atau dua saham, melainkan menyentuh kredibilitas sistem pasar modal nasional.

"Ini bukan sekadar persoalan satu atau dua saham, dan bukan semata urusan bursa atau indeks global, melainkan menyangkut kepercayaan terhadap sistem pasar modal nasional dan kredibilitas negara," ujar Pandu dalam keterangan resmi.

Pandu menambahkan, agenda reformasi pasar modal diperlukan agar pasar Indonesia menjadi lebih dalam, lebih likuid, dan lebih kredibel. Menurutnya, langkah ini merupakan kebutuhan pasar, bukan kepentingan institusi tertentu.

Sementara itu, Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih rawan melanjutkan koreksi. Secara teknikal, ia melihat potensi pergerakan indeks menuju area 7.000 masih terbuka.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong juga menilai sentimen free float menjadi beban tambahan bagi IHSG. Ia menyebut target peningkatan free float ke level 15% masih sulit dicapai dalam waktu dekat.

"Ancaman downgrade ke frontier market oleh MSCI serta status underweight dari Goldman Sachs masih membebani pasar. Potensi IHSG turun ke kisaran 7.000 masih sangat mungkin terjadi," kata Lukman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.