Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspada! Bengkel Ilegal di Tiongkok Daur Ulang 75 Persen Baterai EV Bekas

📅 Minggu, 01 Feb 2026, 19:59 WIB | Oleh:

Respons industri dan regulasi baru

Tiongkok kini memasuki fase pensiun baterai EV dalam skala besar, dengan perkiraan 820.000 ton pada 2025 dan lebih dari 1 juta ton pada 2030.

Menanggapi masalah yang terus membesar ini, regulasi baru berjudul “Interim Measures for the Management of Recycling and Comprehensive Utilization of Waste Power Batteries for New Energy Vehicles” akan mulai berlaku pada April mendatang.

Aturan ini bertujuan memperkuat keterlacakan informasi, pengelolaan daur ulang, dan pemanfaatan menyeluruh, serta mendorong sinergi industri “produksi–daur ulang–regenerasi”.

Namun, banyak pemilik bengkel kecil tetap yakin dapat mengamankan pasokan baterai, didorong oleh dinamika pasar “penawar tertinggi yang menang”.

Feng Siyao, Wakil Sekretaris Jenderal Cabang Aplikasi Penyimpanan Energi dari Asosiasi Industri Catu Daya Kimia dan Fisika Tiongkok, menyatakan bahwa rendahnya pemanfaatan kapasitas daur ulang resmi disebabkan oleh ketidaksesuaian antara “ekspansi kapasitas” dan “pasokan baterai pensiun yang dapat diatur”.

Ia memperingatkan bahwa bengkel kecil tidak hanya “merebut bahan baku”, tetapi juga menciptakan risiko sistemik, termasuk inflasi harga dan gangguan pada sistem keterlacakan baterai.

Kementerian Ekologi dan Lingkungan Tiongkok telah melakukan lebih dari 8.300 inspeksi terhadap unit pembongkaran dan pemrosesan baterai bekas.

Mereka menekankan bahwa daur ulang baterai tenaga bekas sangat penting bagi keselamatan pribadi, keamanan aset, dan perlindungan lingkungan, serta mengimbau konsumen untuk mendukung regulasi baru dan menghindari penyerahan baterai ke jalur yang tidak teregulasi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pentagon Jadwalkan Jet Temp...

Promosikan Kain Ulos agar Makin Banyak Dikenal

52 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Promosikan Kain Ulos agar M...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.