Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

SPBU Shell Turunkan Harga Jadi Rp12.050 Mulai 1 Februari meski Masih Mengalami Kelangkaan Stok

📅 Minggu, 01 Feb 2026, 10:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
SPBU Shell Turunkan Harga Jadi Rp12.050 Mulai 1 Februari meski Masih Mengalami Kelangkaan Stok Doc: ANTARA
Ket. Warga melintas di SPBU Shell di Jalan Menteng Raya, Jakarta, Kamis (27/11/2025).

JAKARTA – Meski masih mengalami kelangkaan stok, harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Shell terpantau turun mulai 1 Februari 2026, salah satunya untuk jenis Shell Super menjadi Rp12.050 per liter dari Rp12.700 per liter pada Januari 2026.

Informasi yang dikutip dari laman resmi Shell Indonesia di Jakarta, Minggu (01/2), menyebutkan BBM jenis Shell Super di wilayah Jakarta bisa ditemukan di Shell Semper-1, Jakarta Utara.

Selain BBM jenis Shell Super, berikut adalah rincian perubahan harga dari BBM Shell lainnya. Untuk jenis Shell V-Power yang semula dipatok Rp13.190 per liter, kini turun menjadi Rp12.500 per liter.

Lebih lanjut, untuk BBM Shell jenis Shell V-Power Diesel, terjadi penurunan sebesar Rp260 per liter, yakni dari Rp13.860 per liter pada Januari 2026, menjadi Rp13.600 per liter mulai 1 Februari 2026.

Kemudian, untuk BBM Shell jenis Shell V-Power Nitro+, terjadi penurunan dari Rp13.480 per liter pada Januari 2026, menjadi Rp12.720 per liter mulai 1 Februari 2026.

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) juga mengumumkan pembaruan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk beberapa wilayah tertentu yang berlaku mulai 1 Februari 2026.

Seperti di Jabodetabek, tercatat harga BBM jenis Pertamax (RON 92) turun ke angka Rp11.800 per liter dari Rp12.350 per liter, begitu pula Pertamax Green (RON 95) yang turun menjadi Rp12.450 per liter dari Rp13.150 per liter pada Januari 2026.

Pertamax Turbo (RON 98) juga menunjukkan penurunan ke angka Rp12.700 per liter dari Rp13.400 per liter.

Pertamina Dex Series di wilayah tersebut turut mengalami penurunan. Harga BBM jenis Dexlite (CN 51) mengalami penurunan menjadi Rp13.250 per liter dari Rp13.500 per liter pada Januari 2026.

Pertamina Dex (CN 53) juga turun menjadi Rp13.500 per liter dari yang sebelumnya Rp13.600 per liter, sedangkan sejumlah BBM penugasan dan subsidi tidak mengalami perubahan harga, yaitu Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Peru Gelar Pemilihan Presiden
Luar Negeri
Presiden Korsel Nominasikan...

Korut Pantang Mundur dari Program Nuklirnya

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korut Pantang Mundur dari P...
Megapolitan
Tukik Merangkak di Hari Lin...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.