Sangat Langka, Ganda Putri Indonesia Juara di Turnamen Super BWF
📅 Minggu, 01 Feb 2026, 13:44 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Setelah terjadi rubber games, final Thailand Masters 2026 di sektor ganda putri antara wakil Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Bao Li Jing/Li Yi Jing dari Tiongkok, set ketiga berjalan ketat. Angka sempat 11-9 di mana Indonesia unggul dua angka saat interval.
Angka terus berlangsung ketat, 11-10, hingga 15-14. Kedua pasangan terus saling menekan untuk merebut angka demi angka. Bahkan bisa disamakan pasangan Tiongkok 15-15. Tiwi/Siti berhasil meraih angka jadi 16-15, 17-15,17-16, 18-17, 18-18,19-18,20-18, dan gim 21-18.
Ini sebuah peristiwa langka. Sudah bertahun-tahun ganda putri Indonesia jarang juara. Memang ini hanya super 300, namun semoga dengan menjadi juara ini, memacu pasangan lain di kemudian hari untuk juga mengejar juara.
Sebelumnya, sempat tertinggal 15-21 di set pertama, Amallia/Siti memaksakan setting dengan mengambil kemenangan di set kedua juga dengan angka sama 21-15. Semoga di set ketiga Amallia/Siti mampu bekerja lebih keras dan tidak banyak kesalahan sendiri sehingga mampu keluar sebagai juara.
Dalam final Thailand Masters 2026 ada enam wakil Merah Putih akan berlaga di final. Bahkan terjadi perang saudara di dua nomor, sesame Indonesia di final. Ya, dua gelar sudah dikantongi. Babak final Thailand Masters 2026 di mana sebanyak enam wakil akan bertarung di Stadion Nimibutr, Bangkok, Thailand, Minggu 1 Februari 2026, diharapkan bisa menambah lagi gelar dari wakil-wakil lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dua all Indonsian final terjadi satu di ganda campuran, Bobby Setiabudi/Melati Deava Oktavianti akan jumpa Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. "Kami ingin berjuang dulu aja semaksimal mungkin," ujar Indah jelang final. KAll Indonesiaan final lainnya adalah ganda puntra, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana akan jumpa Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Laga ini dipastikan seru lantaran Leo/Bagas akan ditantang dengan pemain muda finalis Indonesia Masters 2026. "Masuk final sudah target kita," katanya. Kami ingin main konsisten terus disetiap laga. Kami siap lawan siapa saja," ucap Nikolaus.
Indonesia juga berharap dapat gelar dai sektor tunggal putra juga akan tampil di final. Andalan Indonesia Moh Zaki Ubaidillah akan menantang unggulan tuan rumah Panitchaphon Teeraratsakul. "Syukur bisa masuk final. Yang terpenting jaga kondisi dan fokus hadapi pertandingan," ujar Zaki. Asa meraih gelar lagi, dating dari ganda putri juga yang tidak mau ketinggalan.
Sektor ini ada wakil di babak final melalui ganda putri Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Mereka akan bertarung melawan wakil Tiongkok Bao Li Jing/Li Yi Jing. Semoga saja keduanya tampil bagus dan menang. "Tampil di final akan lebih capek lagi dan fokus harus tahan serangan lawan. Pola permainan mereka kurang lebih sama," ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di semifinal sebenarnya ada ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Sayangnya, pasangan Pelatnas PBSI itu kalah dari Bao Li Jing/Li Yi Jing, 11-21, 21-16, dan 15-21. Semoga saja Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti bisa membalaskan kekalahan itu di final. Di semifinal amallia/Siti menang 21-23, 21-12, dan 21-15, atas Kaho Osawa/Mai Tanabe. Di semifinal Raymond Indra/Nicolaus Joaquin sukses mengalahkan Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, 21-16 dan 21-15.
Sementara itu, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana menang atas Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, 21-8 dan 21-18. Tunggal putra mengirimkan satu wakil ke final. Moh Zaki Ubaidillah berhasil mengalahkan kompatriot sekaligus seniornya, Alwi Farhan, lewat dua gim langsung 21-18 dan 21-14. Di final Indonesia Masters Alwi mengalahkan calon lawan Ubed di final, Teeraratsakul dari Thailand. Semoga Ubed bisa mengalahkannya juga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!