Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sayembara Onduline Green Roof Award (OGRA) 2025 Usung Semangat Inovasi Arsitektur Berkelanjutan

📅 Sabtu, 18 Okt 2025, 23:03 WIB | Oleh:
Sayembara Onduline Green Roof Award (OGRA) 2025  Usung Semangat Inovasi Arsitektur Berkelanjutan Doc: istimewa
Ket. Para pemenang sayembara Onduline Green Roof Award (OGRA) 2025.

JAKARTA- PT Onduline Indonesia berkolaborasi dengan Ikatan Aristektur Indonesia (IAI) Jakarta menggelar sayembara Onduline Green Roof Award (OGRA) 2025. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/10) diselenggarakan di Blok M Hub, Jakarta Selatan itu menjadi momentum bagi para arsitek Indonesia untuk terus mendorong transformasi praktik pembangunan menuju pendekatan yang lebih sadar lingkungan.

Sebagai rangkaian dari Jakarta Architecture Festival (JAF) 2025, sayembara Onduline Green Roof Award (OGRA) 2025 mengusung semangat inovasi arsitektur berkelanjutan dan ekspresi desain yang menempatkan atap bukan hanya sebagai pelindung, melainkan juga sebagai identitas dan refleksi karakter bangunan.

Country Director PT Onduline Indonesia, Esther Pane, dalam sambutannya mengatakan sejak pertama kali diluncurkan pada 2013, OGRA merupakan bentuk komitmen Onduline untuk mendukung para arsitek dalam menciptakan solusi desain yang berkelanjutan.

“Mewakili PT Onduline Indonesia, kami ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada IAI Jakarta untuk terselenggaranya OGRA 2025. Ini pertama kalinya kita berkolaborasi dengan IAI, khususnya IAI Jakarta. Terima kasih, untuk semua kerja kerasnya membantu kita bahkan sampai menetapkan topiknya yang berjudul "Expressive Roofing: Beyond Shelter Towards Identity", itu adalah hasil kolaborasi kita dengan IAI Jakarta.” ujar Esther.

Dia juga mengapresiasi para partisipan yang telah menembus rekor baru bagi Onduline. Menurutnya semua hasil karya peserta pada sayembara OGRA 2025 tidak ada yang dibuat dengan asal-asalan, artinya menurut Esther ketika proses kurasi di setiap desain tersebut, expressive roofing-nya kelihatan, para peserta menggunakan pendekatan desain yang sangat bertanggungjawab.

“Narasinya, konsepnya, perhitungannya, dan inilah yang berusaha kami lakukan sebagai bagian dari Onduline. Profesi kita sebagai seorang arsitek bukan sekadar menghasilkan karya yang bagus dan dikenal, tetapi karya yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, sosial, dan ekologi.” jelas Esther.

Pada kesempatan yang sama, Ketua IAI Jakarta, Ar. Teguh Aryanto mengaku antusias menyambut kolaborasi itu sebagai ajang para anggota IAI Jakarta meningkatkan dan mengasah keterampilan dalam mendesain.

“Kalau kita mendesain atas pesanan klien, biasanya enggak bisa terlalu ekspresif, enggak bisa terlalu inovatif. Kadang dibatasi budget, kadang dibatasi oleh keinginan klien. Nah, kalau dengan sayembara, biasanya arsitek lebih semangat karena merasa bisa lebih explore, lebih inovatif tanpa dibatasi oleh hal-hal yang memangtidak perlu. Kadang karena itulah arsitek membutuhkan banyak mengikuti sayembara.” kata Teguh.

Arsitek yang terkenal mengembangkan konsep Tuju Arteri Pods itu memaparkan bahwa IAI Jakarta pada periode ini memiliki tagline, ‘Arsitek untuk Semua. artinya, arsitek diperuntukan bagi semua golongan dan memastikan bahwa karya arsitektur harus bersifat inklusif, tidak hanya untuk satu golongan tertentu. Arsitek pun harus memastikan bisa mengakomodir kaum disabilitas. Mereka memiliki hak yang sama untuk bisa menikmati Kota Jakarta. 

“Kemudian karya yang partisipatif, artinya kita harus memastikan juga karya-karya arsitek itu hasil dari partisipasi atau hasil dari mendengar. Kita tidak bisa egois memikirkan keinginan arsitek, ‘saya mau begini-begini,’ tanpa mendengarkan apa sebetulnya yang warga inginkan atau klien inginkan,” jelas Teguh.

Satu lagi, adalah karya arsitektur harus yang berkelanjutan. “Jangan sampai suatu hari anak cucu kita itu protes karena sumber daya alam dihabiskan oleh generasi kita sekarang. Seperti mungkin, saat ini kita kadang menyalahkan generasi pendahulu kita, ketika awareness mengenai isu keberlanjutannya terlambat. Nah, jadi jangan sampai anak cucu kita suatu hari menyalahkan generasi kita.” tutup Teguh.

Pada puncak acara, OGRA 2025 mengumumkan tiga karya terbaik yang menonjolkan keseimbangan antara prinsip keberlanjutan dan ekspresi desain atap. Juara pertama diraih oleh Shakkei Art Community Hub karya Kartiansmara Lilih Purnaumbara, disusul oleh Kebun Kota Cik Di Tiro karya Sasqia Nurul sebagai juara kedua.

Kemudian, Double Viel karya Dadi Prasojo berhasil meraih posisi juara ketiga sekaligus dinobatkan sebagai Favorite Winner melalui voting publik di Instagram.

Suasana malam penghargaan turut dimeriahkan dengan penampilan stand-up comedy oleh Albanie Ando.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.