Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendikti Saintek Hingga Panglima TNI Ratas di kediaman Prabowo

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 17:37 WIB | Oleh:
Mendikti Saintek Hingga Panglima TNI Ratas di kediaman Prabowo Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Rapat terbatas di kediaman pribadi Presiden RI Prabowo Subianto di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (19/10).

Jakarta -- Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih tiba di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di kawasan Kertanegara, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu, untuk menghadiri rapat terbatas.

Anggota kabinet yang tampak hadir diantaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Mohammad Herindra, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto.

Mereka tiba di Kertanegara sekitar pukul 15.00 WIB menggunakan kendaraan dinas melintasi Jalan Kertanegara hingga tiba di kediaman pribadi Presiden di Kertanegara Nomor 4.

Menteri Bahlil yang tiba lebih dulu di lokasi sempat melambaikan tangan ke arah awak media yang berkerumun mengambil gambar di ujung Jalan Kertanegara.

Salah satu topik rapat terbatas tersebut mengulas seputar Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM).

Mensesneg Prasetyo Hadi seusai ratas bersama Presiden Prabowo Subianto di Ruang VVIP Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10), menyebut Kemendikti Saintek sedang menerima tugas baru terkait program STEM.

"Mendikti Saintek diberi tugas oleh Bapak Presiden untuk menyiapkan sumber daya manusia terutama di bidang STEM," katanya.

Selain itu, kata Prasetyo, Presiden juga memberikan tugas khusus untuk melakukan penelitian terhadap teknologi yang memungkinkan untuk kita mencapai swasembada energi maupun swasembada pangan.

Khusus swasembada pangan, Presiden menugaskan Mendikti Saintek untuk menerapkan teknologi tentang bibit, kemudian teknologi di bidang mineral termasuk turunan-turunannya dari sumber daya alam-sumber daya alam mineral yang dimiliki Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.