Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Madina Gandeng UMA Medan, Pisang Unggulan Disiapkan Jadi Andalan Baru

📅 Minggu, 01 Feb 2026, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Madina Gandeng UMA Medan, Pisang Unggulan Disiapkan Jadi Andalan Baru Doc: ANTARA FOTO/ Arif Firmansyah
Ket. Petani bersiap memanen pisang Barangan Jumbo Merah.

MEDAN – Menggandeng perguruan tinggi dalam pengembangan tanaman hortikultura pisang menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing komoditas tersebut.

Peran akademisi penting dalam penyediaan riset varietas unggul, teknologi budidaya, hingga pengendalian hama dan penyakit berbasis sains.

Kolaborasi ini memungkinkan transfer pengetahuan ke petani secara lebih terstruktur, sekaligus mendorong hilirisasi dan inovasi produk turunan pisang.

Dengan dukungan perguruan tinggi, pengembangan pisang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada keberlanjutan dan nilai tambah ekonomi.

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara menggandeng Universitas Medan Area (UMA) Kota Medan untuk mengembangkan budidaya pisang unggulan sebagai upaya memperkuat sektor pertanian.

Bupati Madina Saipullah Nasution mengatakan upaya tersebut merupakan komitmen pemerintah kabupaten setempat dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

"Kami membahas strategi pengembangan pisang berbasis teknologi pertanian modern," ujar Saipullah usai melakukan pertemuan dengan tim Akademisi UMA di Medan, Minggu (1/2).

Dengan menggandeng UMA, kata dia, para petani di Kabupaten Madina bakal mendapatkan pemahaman pertanian secara ilmiah mulai dari pemilihan bibit unggul, pengelolaan lahan hingga penanganan pascapanen.

Saipullah mengatakan para petani juga bakal dilakukan pendampingan secara mendalam dari akademisi UMA tersebut.

"Kita ingin petani tidak hanya sekadar menanam, tetapi memahami secara ilmiah," kata dia.

Saipullah mengatakan pihaknya akan menyiapkan lahan percontohan seluas lima hektare di Kecamatan Panyabungan Barat sebagai langka awal penjajakan kerjasama.

Ia mengatakan lahan tersebut difungsikan sebagai pusat pembibitan dan pelatihan petani dengan metode learning by doing di bawah pendampingan tim ahli UMA.

"Kolaborasi ini rencananya akan diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) guna menjamin keberlanjutan riset terapan dan pengabdian kepada masyarakat di sektor perkebunan," sebut dia.

Tim akademisi UMA yang dipimpin Prof Dr Ir Suswati, MP dan Prof Zulkarnain Lubis, PhD menyambut baik itikad Bupati Madina dalam pengembangan budidaya pisang unggulan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.