Iran Klaim Tak Gunakan Nuklir untuk Senjata Militer
📅 Minggu, 01 Feb 2026, 16:47 WIB | Oleh: Deri HenriawanIa menyatakan bahwa produksi uranium yang diperkaya hingga 60 persen ditujukan untuk kebutuhan nasional di masa depan, seperti propulsi nuklir, karena tingkat pengayaan sebelumnya tidak memenuhi kebutuhan tersebut.
Selama perang Juni lalu, AS membom tiga fasilitas nuklir utama Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan. Setelah itu, Presiden Trump mengklaim bahwa program nuklir Iran telah “dihancurkan.” Pejabat Iran saat itu tidak mengonfirmasi maupun membantah klaim tersebut.
Eslami kembali menegaskan bahwa Iran tidak mengejar kepemilikan senjata nuklir, seraya merujuk pada fatwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang melarang senjata tersebut.
Sementara itu, di dalam negeri Iran, seruan agar pemimpin negara mempertimbangkan kembali doktrin militer non-nuklir semakin menguat, seiring meningkatnya ancaman dari AS dan Israel. Ant/Anadolu
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!