Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir di Kabupaten Serang Masih Rendam Empat Kecamatan

📅 Minggu, 01 Feb 2026, 15:51 WIB | Oleh:
Banjir di Kabupaten Serang Masih Rendam Empat Kecamatan Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Serang
Ket. Petugas evakuasi warga terdampak banjir di Kabupaten Serang, Banten, Minggu (1/2).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Banten, mencatat banjir masih menggenangi empat kecamatan di wilayah setempat hingga Minggu pagi, meskipun sebagian besar wilayah lain sudah mulai kondusif.

SERANG -- Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, di Serang, mengatakan berdasarkan pemutakhiran data pukul 09.00 WIB, empat kecamatan yang masih terdampak genangan air adalah Kecamatan Binuang, Carenang, Tanara, dan Anyer.

"Hingga hari ini tercatat empat kecamatan yang mencakup lima desa masih terdampak banjir, sementara kecamatan lainnya sudah kembali kondusif," ujar Ajat.

Ajat memerinci kondisi Tinggi Muka Air (TMA) di wilayah tersebut bervariasi. Di Kecamatan Tanara, khususnya Desa Tanara, ketinggian air berkisar antara 15 hingga 80 sentimeter. Sementara di Perumahan Grand Mekarsari, Kecamatan Carenang, air menggenang setinggi 5 hingga 70 sentimeter.

Untuk wilayah Kecamatan Binuang, kondisi air bersifat fluktuatif. Di Kampung Kuranji, Desa Cakung, air dilaporkan kembali naik dengan ketinggian 10-40 sentimeter, sedangkan di Perumahan Green Harmony Warakas mengalami penurunan namun masih tergenang sekitar 30-60 sentimeter.

"Di Kecamatan Anyer, khususnya Desa Kosambironyok, banjir sudah berangsur surut dengan ketinggian air tersisa 5 sampai 25 sentimeter," katanya.

Akibat kondisi ini, BPBD Serang mencatat jumlah pengungsi saat ini sebanyak 304 Kepala Keluarga (KK) atau 1.161 jiwa yang tersebar di beberapa titik pengungsian di Binuang, Carenang, dan Tanara.

Pemerintah Kabupaten Serang telah menetapkan status Tanggap Darurat terkait bencana hidrometeorologi ini. Ajat mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan karena potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Serang bagian timur hingga 2 Februari 2026.

"Kami terus melakukan pemantauan lanjutan, pemenuhan kebutuhan dasar korban, serta menyiagakan alat penyedot air di lokasi yang memungkinkan," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
BPS: Fenomena El Nino Ubah ...
Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.