DPR Minta Pemerintah Percepat Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
📅 Jumat, 30 Jan 2026, 01:00 WIB | Oleh: Eko S
Doc: istimewa
Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah mempercepat pembangunan gedung baru Sekolah Rakyat guna mendukung pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. DPR menilai keberadaan sarana pendidikan yang layak menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Seperti dikutip dari Antara, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri mengingatkan pemerintah agar mempercepat pembangunan gedung baru untuk Sekolah Rakyat sebab banyak Sekolah Rakyat di Sentra dan Balai Kementerian Sosial yang sudah kelebihan daya tampung.
"Yang kami kunjungi di Sekolah Rakyat, khususnya di sentra-sentra itu sudah over capacity. Artinya, tidak memungkinkan lagi pada tahun ajaran baru untuk menerima murid," kata Abidin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (29/1).
Menurut Abidin, banyak Sekolah Rakyat di Sentra dan Balai Kementerian Sosial di daerah yang sudah tidak bisa lagi menerima siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027 karena kapasitasnya sudah penuh.
Ia menjelaskan siswa yang saat ini berada di kelas 1 SMP atau SMA akan naik ke kelas 2. Namun, kelas baru untuk siswa kelas 1 belum tersedia karena keterbatasan ruang belajar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia pun khawatir pada tahun ajaran 2026/2027 tidak ada penerimaan siswa baru lantaran tidak tersedia ruang kelasnya.
"Kalau tidak ada akselerasi pembentukan sekolah rakyat di kabupaten-kabupaten yang itu kewenangan di Kementerian Pekerjaan Umum, itu nanti tahun depan dia naik kelas 2, nggak ada lagi kelas satunya," kata dia.
Dia menekankan pentingnya memetakan secara jelas antara sekolah yang ada di sentra dan yang bekerja sama, guna memastikan kapasitas sekolah cukup untuk menampung siswa baru.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kunjungan Kerja
Sementara itu, Komisi V DPR melakukan kunjungan kerja spesifik untuk meninjau proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025–2026 di Kota Jambi.
Kunjungan itu dipimpin langsung oleh Anggota Komisi V DPR RI Bakri bersama rombongan ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi yang telah menyediakan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat seluas 5,5 hektare. Mudahmudahan program Presiden Prabowo Subianto ini dapat berjalan secara maksimal, karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.
Proyek pembangunan yang bernilai kontrak 446.496.498.000 rupiah dengan waktu pelaksanaan 240 hari kalender dan menggunakan anggaran dari APBN Tahun 2025/2026. Setiap lokasi sekolah dirancang menampung sebanyak 1.080 siswa dalam 36 rombongan belajar, dimana jenjang SD memiliki 18 rombongan belajar (rombel) untuk 540 siswa, SMP memiliki sembilan rombel untuk 270 siswa, dan SMA memiliki sembilan rombel untuk 270 siswa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!