Dugaan Keracunan MBG di Lombok Timur, Dinkes Turunkan Tim Investigasi
Selasa, 27 Jan 2026, 18:20 WIBLOMBOK TIMUR -Â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat bergerak cepat mengusut dugaan penyaluran menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak layak konsumsi di Kecamatan Pringgabaya. Tim surveior diterjunkan setelah muncul laporan adanya makanan basi hingga susu kedaluwarsa yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kepada para siswa.
âTerhadap informasi adanya menu MBG yang diduga basi dan disalurkan oleh SPPG di Kecamatan Pringgabaya, kami langsung menurunkan tim surveior,â kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur Aries Fahrozi di Lombok Timur, Selasa.
Ia mengatakan tim telah turun ke lapangan untuk melakukan klarifikasi dan pemeriksaan langsung ke SPPG yang bersangkutan.
âTim hari ini sudah turun lakukan klarifikasi, ke SPPG penyalur MBG yang diduga basi," katanya.
Selain itu, Lalu Aries juga menyinggung hasil investigasi Dinkes Lombok Timur terhadap salah satu SPPG yang sebelumnya diduga mendistribusikan susu kedaluwarsa kepada penerima manfaat program MBG.
Berdasarkan hasil investigasi sementara, Dinkes menemukan indikasi bahwa SPPG tersebut memang mendistribusikan susu yang diduga telah kedaluwarsa.
âDari hasil investigasi, memang diduga SPPG mendistribusikan susu kedaluwarsa. Sampelnya sudah kami ambil. Karena mulai dari perencanaan, pengemasan hingga pendistribusian dilakukan oleh pihak SPPG,â katanya.
Ke depan, Dinkes Lombok Timur akan terus berkoordinasi dengan perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) di Lombok Timur untuk memberikan rekomendasi terkait temuan-temuan hasil investigasi, baik menyangkut dugaan menu basi maupun susu kedaluwarsa yang didistribusikan oleh SPPG.
âJalur komando SPPG berada di bawah BGN. Kami dari Dinkes Lombok Timur berperan dalam pembinaan dan pengawasan, sehingga temuan-temuan ini akan kami koordinasikan dengan pihak BGN,â katanya.
- makan bergizi gratis
- lombok timur
- keracunan mbg
- program mbg
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Pertamina Naikkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 Maret 2026
-
Update Wilayah Rawan Longsor Jakarta Maret 2026: Lokasi, Penyebab, dan Cara Mitigasi
-
Peternak Minta Telur Bebek Masuk Program Gizi Nasional! Komisi IX DPR Siap Kawal
-
Disnaker Kudus Menyurati Perusahaan Untuk Bayarkan THR Tepat Waktu
-
Tekanan Publik Hantui Juara Loncat Indah Olimpiade Quan Hongchan, Sempat Ingin Pensiun Dini
-
DPUPR Temanggung Percepat Perbaikan 18 Kilometer Jalur Alternatif Mudik Lebaran 2026
-
BBPOM Mataram Telusuri Temuan Roti Berjamur Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Barat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.