Sukses Tembus 16 Besar Piala Dunia, Federasi Sepak Bola AS Perpanjang Kontrak Pochettino hingga 2030
Selasa, 04 Agu 2026, 03:56 WIBJAKARTA - Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (U.S. Soccer) resmi memperpanjang kontrak Mauricio Pochettino sebagai pelatih tim nasional AS hingga Piala Dunia 2030.
Keputusan itu diumumkan pada Senin (3/8) setelah pelatih asal Argentina tersebut membawa Amerika Serikat menembus babak 16 besar Piala Dunia 2026.
"Mauricio dan staf pelatihnya percaya pada masa depan sepak bola di Amerika Serikat. Proyek baru ini memungkinkan kami melanjutkan perkembangan tim nasional putra Amerika Serikat sekaligus menjaga momentum positif U.S. Soccer," kata CEO U.S. Soccer, JT Batson dalam pernyataannya melalui situs resmi federasi.
Pochettino ditunjuk sebagai pelatih Amerika Serikat pada 2024 setelah berpisah dengan Chelsea. Kontrak awalnya berlaku hingga berakhirnya Piala Dunia 2026, tetapi kini diperpanjang empat tahun lagi hingga turnamen edisi 2030.
Di bawah arahannya, AS tampil impresif pada Piala Dunia 2026. Mereka finis sebagai juara grup dengan mengungguli Australia, Paraguay, dan Turki.
Enam poin yang diraih di fase grup menjadi perolehan poin terbanyak sepanjang sejarah timnas putra AS di ajang Piala Dunia.
Pada fase gugur, AS mengalahkan Bosnia di babak 32 besar sebelum langkah mereka terhenti setelah kalah telak 1-4 dari Belgia pada babak 16 besar. Hasil itu mengakhiri harapan tim tuan rumah untuk melaju lebih jauh di turnamen tersebut.
Pochettino menyambut baik kepercayaan yang diberikan U.S. Soccer untuk melanjutkan proyek jangka panjang bersama AS.
"Setelah bekerja sama dengan U.S. Soccer selama dua tahun terakhir, kami semakin yakin bahwa program tim nasional putra memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi lebih kuat," ujar Pochettino.
"Semangat yang kami rasakan dari para suporter sepanjang Piala Dunia semakin menguatkan keyakinan kami tentang apa yang bisa dicapai di sini," lanjutnya.
Sebelum menangani AS, Pochettino memiliki rekam jejak panjang di level klub. Ia membawa Southampton finis di peringkat kedelapan Liga Inggris pada 2013, yang saat itu menjadi pencapaian terbaik klub di Liga Inggris.
Setelah itu, ia mengantarkan Tottenham Hotspur tampil untuk pertama kalinya di final Liga Champions pada 2019 dan membawa Paris Saint-Germain menjuarai Ligue 1 pada 2022.
Pochettino kemudian menangani Chelsea, tetapi mengakhiri kerja sama atas kesepakatan bersama pada 2024 setelah menjalani musim yang penuh tantangan, meski sempat membawa The Blues finis di posisi keenam klasemen Liga Inggris.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Piala Dunia, Argentina Lawan Swiss Berlanjut ke Babak Tambahan Waktu
-
Pemkot Bandung Tegaskan Faskes Dilarang Tolak Warga yang Membutuhkan Perawatan
-
Harga BBM Pertamax Diperkirakan Turun Bulan Juli, Merespons Turunnya Harga Minyak Dunia
-
Kalahkan Messi, Cristiano Ronaldo Jadi Pemain Pertama yang Selalu Cetak Gol dalam Enam Edisi Piala Dunia
-
AI Anthropic Diklaim Tembus Hampir Semua Sistem Rahasia NSA dalam Hitungan Jam, Pemerintah AS Langsung Bertindak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.