Danantara dan BP BUMN Siapkan Transformasi Besar, Targetkan BUMN Tembus Fortune 500
Selasa, 04 Agu 2026, 05:00 WIBJakarta â Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara tengah mematangkan arah transformasi badan usaha milik negara (BUMN) melalui penyusunan peta strategi lima tahun sebagai pedoman untuk membangun perusahaan pelat merah yang lebih sehat, kompetitif, dan berorientasi pada penciptaan nilai.
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan peta strategi tersebut akan menjadi acuan bagi seluruh BUMN dalam menjalankan transformasi secara terarah dan berkelanjutan.
"Setiap tema ini akan turun ke seluruh perusahaan BUMN. Tema konsolidasi, people development, corporate culture, inovasi, hingga value creation harus menjadi arah bersama," ujar Dony di Jakarta, Senin (3/8).
Pernyataan itu disampaikan usai rapat internal bersama Danantara Asset Management (DAM) yang membahas peta strategi transformasi BUMN untuk lima tahun ke depan.
Rapat tersebut memfokuskan pembahasan pada tahapan implementasi transformasi, penyelarasan prioritas di setiap fase, serta strategi agar seluruh BUMN bergerak dalam satu arah menuju tata kelola yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada penciptaan nilai.
Melalui peta jalan tersebut, BP BUMN bersama Danantara berkomitmen mempercepat transformasi BUMN secara menyeluruh, mulai dari penguatan fundamental bisnis, pengembangan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, hingga peningkatan daya saing di tingkat global.
Transformasi itu diharapkan mampu melahirkan BUMN yang lebih efisien, inovatif, dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta kesejahteraan masyarakat.
Lima Tahap Transformasi
Peta strategi lima tahun tersebut disusun dalam beberapa tahapan, yakni:
- konsolidasi dan restrukturisasi;
- penguatan people development dan corporate culture;
- percepatan inovasi serta pemanfaatan teknologi;
- penciptaan nilai (value creation) melalui aksi korporasi dan kemitraan strategis; serta
- pencapaian target kinerja berstandar global.
Melalui tahapan tersebut, BP BUMN dan Danantara menargetkan lahirnya BUMN Indonesia yang semakin tangguh, berdaya saing tinggi, serta mampu bersaing di tingkat internasional, termasuk masuk dalam jajaran Fortune 500.
Tingkatkan Deviden
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, menilai transformasi BUMN melalui restrukturisasi dan perampingan akan memperkuat kinerja perusahaan pelat merah sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap negara.
Menurut Esther, restrukturisasi finansial dapat membantu BUMN menyelesaikan persoalan utang, memperkuat neraca keuangan, serta meningkatkan kemampuan perusahaan dalam memberikan dividen kepada negara.
"BUMN yang sehat mampu memberikan dividen yang lebih optimal dan mendukung pendanaan proyek strategis nasional," katanya.
Ia menambahkan, langkah merger maupun pembentukan holding BUMN juga dapat meningkatkan efisiensi operasional dengan mengurangi fungsi-fungsi yang tumpang tindih.
Dengan struktur organisasi yang lebih ramping, lanjut Esther, BUMN akan lebih adaptif menghadapi dinamika bisnis dan memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar global.
Selain itu, transformasi tersebut dinilai mampu memperkuat tata kelola perusahaan melalui peningkatan transparansi dan penerapan prinsip good corporate governance (GCG) guna mencegah praktik korupsi dan meningkatkan akuntabilitas.
- Transformasi BUMN
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.