Peternak Minta Telur Bebek Masuk Program Gizi Nasional! Komisi IX DPR Siap Kawal
Senin, 18 Mei 2026, 16:52 WIBJAKARTA- Komisi IX DPR RI menerima kunjungan Peternak Bebek Nasional (PBN) dan menyatakan siap mengawal aspirasi agar telur bebek bisa masuk dalam rantai pasok program pemenuhan gizi nasional.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin yang memimpin rapat dengar pendapat umum (RDPU) mengapresiasi masukan dari PBN. Ia menyebut Komisi IX akan menggunakan fungsi pengawasan dan kemitraan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperjuangkan kepentingan peternak bebek.
âKami mengapresiasi semua masukan yang disampaikan. Sesuai tugas dan fungsi Komisi IX, kami bermitra dengan BGN. Nanti hal ini akan kami sampaikan saat rapat dengan BGN, baik RDP maupun raker, terkait pentingnya mengakomodir telur bebek sebagai salah satu komoditas dalam rantai pasok bahan baku SPPG,â kata Zainul di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (18/5).
Ia menegaskan dukungan ini penting untuk menjaga keberlangsungan usaha peternak bebek di seluruh Indonesia.
Selain soal integrasi dengan BGN, PBN juga menyuarakan keluhan terkait harga pakan ternak yang terus naik. Zainul menjelaskan isu tata kelola impor bahan baku pakan dan pembinaan UMKM berada di luar ruang lingkup Komisi IX.
Namun ia memastikan Komisi IX akan berkoordinasi lintas komisi untuk mencari solusi. âSoal harga pakan yang tinggi menyangkut tata kelola impor bahan baku pangan. Itu memang di luar Komisi IX, tapi nanti akan kami teruskan ke komisi terkait, termasuk isu UMKM,â ujar politisi PKB itu.
Menanggapi permintaan PBN agar ada komitmen tertulis dalam rapat, Zainul meluruskan bahwa forum RDPU hanya berfungsi menyerap aspirasi, bukan menerbitkan komitmen legal formal.
âSemua aspirasi sudah kami catat. Komitmen kami dan pimpinan juga sudah disampaikan, nanti akan kami bawa saat RDP dengan BGN. Tidak perlu khawatir, pasti akan kami sampaikan,â tegasnya.
Zainul juga menyarankan PBN langsung membangun komunikasi dan kerja sama formal dengan BGN sebagai pelaksana program agar ada kepastian usaha.Â
âYang lebih penting sekarang adalah PBN segera berkoordinasi dengan BGN untuk memastikan adanya MoU. Tanda tangan Kepala BGN dengan PBN jauh lebih kuat untuk menjaga keberlanjutan usaha peternak bebek. Kalau soal dukungan, Komisi IX pasti mendukung,â pungkasnya.
- Telur Bebek
- program mbg
- Program Gizi Nasional
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Tekanan Publik Hantui Juara Loncat Indah Olimpiade Quan Hongchan, Sempat Ingin Pensiun Dini
-
DPUPR Temanggung Percepat Perbaikan 18 Kilometer Jalur Alternatif Mudik Lebaran 2026
-
Kepala BGN Sebut Anggaran EO Rp113 Miliar Jadi Solusi Keterbatasan SDM
-
Pemkab Rejang Lebong Kenalkan Wisata Olahraga Hutan Kota
-
BBPOM Mataram Telusuri Temuan Roti Berjamur Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Barat
-
Komoditas Ekspor Sulawesi Selatan Telah Jangkau 63 Negara
-
Pertamina Naikkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 Maret 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.