Mourinho Terus Menata Kekuatan Madrid

Selasa, 04 Agu 2026, 05:15 WIB

MADRID- Real Madrid masih berada dalam tahap pencarian formula terbaik menjelang bergulirnya musim baru. Hasil imbang 2-2 melawan Fiorentina, Minggu (2/8) dalam laga pramusim memang belum menjadi tolok ukur. Tetapi pertandingan tersebut memberikan gambaran mengenai arah yang sedang dibangun Jose Mourinho, terutama dalam menyusun keseimbangan tim.

Salah satu sorotan terbesar adalah persaingan di posisi bek kanan. Alih-alih langsung menetapkan Trent Alexander-Arnold sebagai pilihan utama, Mourinho justru membuka kompetisi dengan memberi kesempatan kepada rekrutan anyar Denzel Dumfries. Bahkan, keduanya sempat dimainkan bersamaan sebagai bagian dari eksperimen taktik yang masih terus disempurnakan.

Ket. Foto: Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho — Sumber: Dok AFP

Laporan harian AS menyebutkan bahwa hasil uji coba tersebut membuat Mourinho mulai condong memilih Dumfries sebagai opsi utama di sektor kanan. Pertimbangannya bukan semata kualitas individu, melainkan kebutuhan menciptakan struktur permainan yang lebih seimbang.

Filosofi Mourinho selama ini selalu bertumpu pada organisasi pertahanan yang solid. Dalam kerangka itu, Dumfries dinilai menawarkan atribut yang lebih sesuai. Bek tim nasional Belanda tersebut memiliki kekuatan dalam duel bertahan, disiplin menjaga area, serta mampu memberikan perlindungan lebih baik ketika menghadapi lawan dengan intensitas tinggi.

Di sisi lain, Trent tetap menawarkan kelebihan yang sulit diabaikan. Kemampuan distribusi bola, akurasi umpan panjang, dan kontribusinya dalam membangun serangan menjadikannya salah satu bek paling kreatif di Eropa. Namun, tuntutan bertahan yang menjadi ciri khas permainan Mourinho membuat aspek defensifnya masih menjadi perhatian.

Situasi tersebut membuka kemungkinan adanya rotasi berdasarkan karakter pertandingan. Trent berpeluang tampil saat Madrid membutuhkan dominasi penguasaan bola dan kreativitas dari lini belakang. Sebaliknya, Dumfries diprediksi menjadi pilihan dalam laga-laga besar yang menuntut disiplin bertahan serta kekuatan fisik lebih tinggi.

Persaingan itu sekaligus mencerminkan proses yang sedang dijalani Real Madrid. Mourinho tidak hanya mencari sebelas pemain terbaik, tetapi juga kombinasi yang mampu menjaga keseimbangan antara agresivitas menyerang dan kekokohan bertahan. Meski masih dalam tahap pramusim, Mourinho mengaku puas terhadap perkembangan skuadnya. Ia bahkan menilai Madrid tampil sangat baik sebelum turun minum saat menghadapi Fiorentina dan seharusnya mampu mencetak lebih banyak gol.

"Ini adalah Real Madrid dalam pertandingan apa pun kami harus terus berkembang sekaligus meraih hasil untuk menghormati sejarah klub," ujar Mourinho. Pelatih asal Portugal itu menjelaskan bahwa duet Trent dan Dumfries sengaja dicoba demi menemukan dinamika permainan yang tepat. "Kami baru berlatih sehari untuk mempersiapkan pertandingan ini. Tujuan kami bukan hanya memenangkan satu laga, melainkan membangun sebuah tim. Saya sangat senang dengan kerja keras para pemain sejak hari pertama," katanya.

Dengan kompetisi resmi yang semakin dekat, eksperimen Mourinho diperkirakan masih akan berlanjut. Namun satu pesan mulai terlihat jelas: tidak ada tempat yang benar-benar aman di skuad Real Madrid. Setiap posisi harus diperebutkan, dan hanya pemain yang paling sesuai dengan kebutuhan taktik yang akan menjadi pilihan utama saat musim baru dimulai. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.