Kemendukbangga/BKKBN Hadirkan Program Tamasya untuk Perkuat Pengasuhan Anak
Jumat, 15 Mei 2026, 15:57 WIBJAKARTA - Pemerintah menyatakan bahwa Program Tamasya disiapkan mendukung pengasuhan anak sekaligus meningkatkan partisipasi kerja perempuan di Indonesia. Program itu menjadi prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dalam menghadapi bonus demografi.
Wakil Menteri Kemendukbangga/BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menilai pengasuhan anak memengaruhi partisipasi kerja perempuan. Perlindungan anak dinilai penting ketika ibu tetap bekerja di luar rumah.
âPerempuan harus tetap bekerja tanpa mengabaikan pengasuhan anak. Anak juga wajib memperoleh perlindungan dan pendampingan baik,â kata Isyana, Jumat (15/5).
Program Tamasya lahir sebagai respons menghadapi meningkatnya jumlah penduduk usia produktif di Indonesia. Pemerintah menilai kualitas pengasuhan menentukan keberhasilan memanfaatkan bonus demografi nasional.
Program tersebut berfokus pada pendampingan pengasuhan bagi orang tua, pengasuh, dan anak usia dini. Layanan rujukan juga disiapkan mendukung tumbuh kembang anak selama proses pengasuhan berlangsung.
Kemendukbangga/BKKBN menyiapkan empat layanan utama dalam Program Tamasya untuk mendukung keluarga pekerja. Salah satunya memastikan pengasuh memiliki kompetensi pengasuhan anak usia dini.
Program itu juga mencakup pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin dan berkala. Keterlibatan keluarga dalam pengasuhan menjadi bagian penting pelaksanaan program tersebut.
âLayanan rujukan disiapkan agar orang tua bekerja lebih tenang. Pengasuhan anak tetap berjalan aman dan terpantau,â ujar dia.
Deputi Bidang KSPK Kemendukbangga/BKKBN, Nopian Andusti, menyebut Tamasya menyempurnakan layanan TPA sebelumnya. Program itu dirancang memperkuat jaminan kualitas pengasuhan anak.
Pelaksanaan Program Tamasya diterapkan pada lingkungan pemerintah, perusahaan, dan komunitas masyarakat. Pendekatan tersebut dilakukan menyesuaikan kebutuhan pengasuhan di setiap lingkungan kerja. ils/I-1
- Kemendukbangga BKKBN
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Ledakan Hebat di Selat Hormuz: Kapal UEA Tenggelam, Tiga Pelaut Indonesia Hilang
-
Program Gizi Nestle Indonesia Sukses Turunkan Prevalensi Underweight Anak Sebesar 22,5%
-
Cianjur Kekurangan 6.444 Guru, Segera Diajukan ke Pusat. Peluang Warga untuk Kerja
-
"Banyumas Ngibing" Jadi Penggerak Wisata Budaya
-
Kasus dr Icha Jadi Sorotan, Puan Maharani Desak Pengusutan Dugaan Intimidasi di TTU.
Gerak Cepat Cegah Api Meluas, Polres Bangka Tengah Minta Warga Laporkan Karhutla Melalui Layanan 110
Pembangunan 1.483 Kopdes Merah Putih di Wilayah Korem 081/DSJ Jatim Telah Tuntas dan Siap Beroperasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.