Dirut MRT Jakarta: Stasiun Fatmawati Bakal Diperbaiki, Fokus Atasi Tampias Air Hujan
📅 Selasa, 27 Jan 2026, 20:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) memastikan akan melakukan penyesuaian dan perbaikan di Stasiun Fatmawati menyusul adanya keluhan tampias air hujan saat intensitas hujan tinggi. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat saat doorstop usai kegiatan forum jurnalis di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Tuhiyat menegaskan perbaikan tersebut masuk dalam kategori peningkatan pelayanan, bukan revitalisasi total bangunan stasiun. Ia menyebut langkah ini dilakukan agar kenyamanan dan keamanan penumpang tetap terjaga.
"Revitalisasi total tidak. Tapi tadi kaitannya dengan pelayanan," kata Tuhiyat.
Menurutnya, setiap keluhan teknis seperti tampias hujan akan langsung ditindaklanjuti melalui solusi teknis yang disesuaikan dengan kondisi lapangan. MRT Jakarta, kata dia, sudah menyiapkan skema perbaikan yang masuk dalam perencanaan anggaran perusahaan.
"Kalau misalnya ada tampias dan sebagainya, itu kan pasti teranggarkan di kita tentunya," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tuhiyat menjelaskan perbaikan akan dilakukan dengan pendekatan teknis yang fleksibel, menyesuaikan kebutuhan di area stasiun. Ia mencontohkan penggunaan material atau metode yang sebelumnya sudah diterapkan di stasiun lain.
"Entah pemasangan kaca tampias seperti yang di Blok A, seperti apa kaca atau metodenya, tapi kita lakukan sesuai dengan penganggaran kita," ucapnya.
Ia menambahkan, fokus utama MRT Jakarta saat ini adalah memastikan kualitas layanan tetap terjaga di tengah meningkatnya jumlah pengguna. Menurutnya, aspek kenyamanan stasiun menjadi bagian penting dari pengalaman penumpang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini kan sifatnya pelayanan, saya kira oke lah. Yang penting penumpang merasa aman dan nyaman," kata Tuhiyat.
Tuhiyat juga menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur ringan seperti ini akan terus dilakukan secara bertahap di berbagai stasiun. Hal itu sejalan dengan strategi MRT Jakarta dalam meningkatkan kualitas layanan tanpa membebani biaya besar untuk renovasi total.
"Kami terus evaluasi kondisi stasiun. Kalau ada yang perlu dibenahi, kita benahi, tapi tetap efisien," ujarnya.
Selain perbaikan fisik, MRT Jakarta juga tengah mendorong peningkatan layanan lain seperti digitalisasi sistem dan kemudahan akses penumpang. Ia menilai kombinasi antara perbaikan infrastruktur dan inovasi layanan menjadi kunci mempertahankan kepercayaan publik.
"Pelayanan itu bukan cuma kereta jalan tepat waktu, tapi juga stasiunnya harus nyaman," ucap Tuhiyat.
Ke depan, MRT Jakarta memastikan setiap masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi internal. Tuhiyat berharap penyesuaian di Stasiun Fatmawati bisa segera direalisasikan agar operasional tetap optimal di tengah cuaca ekstrem yang kerap terjadi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!