Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Kaltim Perkuat Koordinasi Antisipasi Bencana Kekeringan

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 16:16 WIB | Oleh:
BPBD Kaltim Perkuat Koordinasi Antisipasi Bencana Kekeringan Doc: ANTARA/Ahmad Rifandi
Ket. Menurunnya curah hujan mulai pertengahan Januari 2026 mengancam pengantaran logistik wilayah hulu sungai Mahakam yang dominan didistribusikan melalui jalur sungai.

SAMARINDA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi potensi bencana kekeringan serta fenomena hidrometeorologi basah di seluruh wilayah kabupaten dan kota.

"Kami terus membangun kolaborasi aktif dengan seluruh pemangku kepentingan termasuk unsur pentahelix untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal," kata Operator Pusdalops BPBD Kaltim Muriono di Samarinda, Selasa. 

Langkah ini, lanjut dia, melibatkan pengusaha, organisasi perangkat daerah terkait, hingga elemen masyarakat untuk memitigasi dampak cuaca ekstrem secara terpadu.

Pihaknya menegaskan bahwa kewaspadaan tinggi perlu ditingkatkan mengingat Kalimantan Timur saat ini masih berada pada puncak musim penghujan hingga pertengahan Februari mendatang.  

"Potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang menjadi ancaman nyata yang harus diantisipasi oleh seluruh personel di lapangan," kata Muriono.

Kondisi cuaca di wilayah hulu sungai Mahakam seperti Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu, sempat mengalami penurunan curah hujan selama hampir 15 hari sejak pertengahan Januari lalu.  

Namun, pengamatan terbaru menunjukkan hujan dengan intensitas lebat hingga sedang kembali mengguyur kawasan Long Iram di Kutai Barat dan Long Bagun di Mahakam Ulu dalam dua malam terakhir.  

Penurunan curah hujan sebelumnya sempat memicu kendala serius pada jalur distribusi logistik menuju wilayah pedalaman Mahakam Ulu.

Hambatan transportasi air tersebut bahkan sempat berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok dan barang penting lainnya seperti popok bayi di pasaran.

"Kami berharap kembalinya intensitas hujan dalam beberapa hari ke depan dapat menormalkan kembali akses distribusi logistik sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi," kata Muriono.

Gubernur Kalimantan Timur juga telah menerbitkan surat edaran resmi kepada seluruh bupati dan wali kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrologi.

"Instruksi tersebut menekankan agar BPBD di tingkat daerah memberikan perhatian khusus pada titik-titik rawan yang memiliki riwayat bencana tahunan," tambah Muriono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Megapolitan
Bahasa dan Musik Lokal Mest...

Jumlah Anggota DPRD Kemungkinan Turun

42 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Jumlah Anggota DPRD Kemungk...

Hudson: Supporter Stadion Utama GBK Sangat Fanatik

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Hudson: Supporter Stadion U...
Nasional
Makna Dibalik Peristiwa di ...
Luar Negeri
Trump Klaim Iran Hampir Men...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.