Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjir Lumpur Gunung Slamet Ganggu Layanan Air Bersih di Banyumas

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 16:25 WIB | Oleh:
Banjir Lumpur Gunung Slamet Ganggu Layanan Air Bersih di Banyumas Doc: ANTARA/Sumarwoto
Ket. Petugas Perumdam Tirta Satria Banyumas menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Perumahan Puri Wiradadi 3, Desa Wiradadi, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (27/1), yang terdampak gangguan distribusi air akibat banjir lumpur.

PURWOKERTO -- Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumdam Tirta Satria Banyumas Wipi Supriyanto mengatakan banjir lumpur di kaki Gunung Slamet berdampak pada sejumlah sumber mata air sehingga mengganggu pelayanan air bersih kepada pelanggan di beberapa wilayah Kabupaten Banyumas.

"Beberapa sumber mata air di kaki Gunung Slamet terdampak banjir lumpur, sehingga air bercampur material lumpur masuk ke brown capturing kami dan otomatis memengaruhi proses pengolahan serta pelayanan kepada pelanggan," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa.

Ia mengatakan banjir lumpur yang terjadi pada Sabtu (24/1) dini hari tersebut menyebabkan Perumdam Tirta Satria harus melakukan pembuangan lumpur dan air keruh di jaringan distribusi, sehingga pelayanan kepada pelanggan sempat terganggu.

Menurut dia, kondisi sempat membaik dan air mulai kembali jernih, namun hujan kembali turun dan memicu banjir lumpur susulan.

"Secara pelan-pelan sudah mulai membaik dan jernih kembali, tetapi tiba-tiba datang lumpur lagi karena banjir (di wilayah Gunung Slamet) sore kemarin, sehingga kembali berdampak," katanya menjelaskan.

Selain itu, kata dia, sejumlah sumber air juga mengalami penyumbatan akibat lumpur sehingga debit air mengecil dan menyebabkan pelayanan belum sepenuhnya normal, terutama di wilayah selatan Banyumas.

Bahkan, lanjut dia, tingkat kekeruhan air baku sempat mencapai 20 ribu Nephelometric Turbidity Unit (NTU), jauh di atas ambang normal sekitar 600 NTU.

Ia mengatakan dalam kondisi tertentu, Perumdam Tirta Satria terpaksa tetap mengolah air dengan tingkat kekeruhan hingga 3.000 NTU agar pelayanan tetap berjalan meskipun tidak maksimal.

"Kalau sudah di atas standar tentu butuh bahan lebih banyak dan itu pemborosan, tetapi mau tidak mau tetap kami upayakan agar pelanggan tetap mendapatkan air," katanya.

Sebagai langkah terakhir, kata dia, Perumdam Tirta Satria juga melakukan pendistribusian air bersih menggunakan mobil tangki ke wilayah-wilayah terdampak, meskipun distribusi tersebut belum dapat menjangkau seluruh pelanggan secara merata.

Ia mengatakan berdasarkan laporan terbaru, kondisi air di sejumlah titik kini sudah mulai kembali jernih.

Akan tetapi, lanjut dia, pemerataan tekanan air diperkirakan masih membutuhkan waktu beberapa hari ke depan.

"Sekarang sudah mulai normal, beberapa titik sudah jernih. Untuk tekanan mungkin dua hari lagi baru bisa terasa lebih normal," katanya.

Terkait dengan hal itu, Wipi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan layanan tersebut dan berharap masyarakat dapat bersabar karena gangguan dipicu oleh faktor alam yang berada di luar kendali pengelola.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.