Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tanah Datar Siapkan Lahan Relokasi Sekolah Terdampak Tanah Bergerak

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 14:07 WIB | Oleh:
Pemkab Tanah Datar Siapkan Lahan Relokasi Sekolah Terdampak Tanah Bergerak Doc: antara foto
Ket. Siswa sekolah yang terimbas tanah bergerak di Kabupaten Tanah Datar.

KABUPATEN TANAH DATAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) segera menyiapkan lahan untuk merelokasi pondok pesantren dan sekolah dasar yang terdampak tanah bergerak dan banjir bandang serta berada di dalam zona merah.

"Kami harus mempersiapkan (relokasi), yang terban tentu tidak bisa lagi di sana. Tetapi sementara anak-anak belajar di tenda darurat dulu," kata Bupati Tanah Datar Eka Putra di Kabupaten Tanah Datar, Minggu (25/1).

Bupati mengatakan bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 menyebabkan dinding atau area kiri dan kanan Sekolah Dasar (SD) Negeri 11 Bungo Tanjuang, Kecamatan Batipuh terban.

Khusus di satuan pendidikan itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sudah mendirikan tenda darurat sejak awal Januari 2025. Selain tenda, pemerintah juga menyiapkan toilet portabel. Sementara, pondok pesantren di daerah Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan sudah tidak memungkinkan untuk ditempati karena berada dalam kawasan rawan.

"Ada pesantren di daerah Malalo itu sudah tidak bisa ditempati, dan harus kita bangun lagi di tempat yang lebih aman," ujarnya.

Eka Putra bersama tim dari Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mendatangi lokasi-lokasi yang terdampak tanah bergerak seperti yang terjadi di dalam kawasan SD Negeri 11 Bungo Tanjuang.

Terpisah, salah seorang guru SD Negeri 11 Bungo Tanjuang, Herna Permata Sari mengatakan aktivitas proses belajar mengajar di tenda darurat sudah dilakukan sejak awal Januari 2026 menyusul beberapa kelas yang terancam ambruk.

Dalam sehari terdapat dua kelas secara bergantian yang mengikuti proses belajar mengajar di tenda darurat tersebut. Pihak sekolah juga melakukan beberapa penyesuaian di antaranya durasi jam pelajaran.

Ia mengatakan polisi sudah dua kali memasang garis polisi di sekeliling sekolah menyusul terbannya dinding tebing. Pemasangan pertama dilakukan di akhir 2024 dimana saat itu bangunan toilet dan tempat berwudu di bagian kiri sekolah ambruk usai hujan deras selama beberapa hari. Kemudian, polisi kembali memasang garis polisi di bagian kanan sekolah setelah dinding tebing juga ambruk yang mengakibatkan beberapa bangunan sekolah retak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Jelarang, Satwa Langka Terlihat di Kabel Listrik

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Jelarang, Satwa Langka Terl...

Pembangunan Bendungan Jenelata

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Pembangunan Bendungan Jenelata
Nasional
Perkuat Penjangkauan SR dan...
Daerah
Percepatan Pemulihan Irigas...
Olahraga
Gagal Finis di GP Bahrain, ...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.