Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SMPN di Samarinda Menanti Relokasi di Tengah Kepungan Banjir Tahunan

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 17:06 WIB | Oleh:
SMPN di Samarinda Menanti Relokasi di Tengah Kepungan Banjir Tahunan Doc: ANTARA/Ahmad Rifandi.
Ket. Babinsa Samarinda bersama salah satu staf SMP Negeri 24 Samarinda membersihkan ruang kelas usai dilanda banjir yang kerap terjadi di sekolah tersebut.

SAMARINDA - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 24 Samarinda, Kalimantan Timur kembali menghentikan aktivitas belajar tatap muka setelah terendam banjir yang kerap terjadi bertahun-tahun akibat curah hujan tinggi dan saluran air mampet.

"Banjir mulai masuk di sekolah kami sejak tahun 2021. Saat itu, terjadi banjir besar dengan ketinggian air mencapai hampir dua meter sehingga merusak dokumen-dokumen administrasi sekolah, termasuk ijazah siswa yang belum sempat diambil," kata Kepala SMPN 24 Samarinda Bambang, saat ditemui di lokasi sekolah, Samarinda, Sabtu (7/9).

SMP Negeri 24 Samarinda, lanjutnya, menanti eksekusi relokasi dari Pemerintah Kota Samarinda.

Banjir merupakan masalah tahunan sekolah yang didirikan pada tahun 1992 tersebut. Genangan air setinggi lebih dari satu meter seringkali merendam seluruh ruang kelas, mushola, hingga halaman sekolah.

Akibat bencana itu, pihak sekolah dengan sigap memberikan instruksi kepada seluruh peserta didik untuk melanjutkan proses pembelajaran melalui sistem daring dari rumah masing-masing demi keselamatan dan keberlangsungan pendidikan.

Seusai banjir surut, seluruh warga sekolah mulai dari siswa-siswi, dewan guru, hingga kepala sekolah bahu-membahu melaksanakan pembersihan sedimen lumpur tebal yang terbawa oleh arus banjir.

Upaya bersih-bersih itu mendapatkan bantuan dari personel Babinsa Bukit Pinang Samarinda, Sertu Hadi Sunoto, serta satu unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda untuk menyemprotkan air bertekanan tinggi.

Sertu Hadi Sunoto menyatakan proses pembersihan lumpur yang mengendap di berbagai sudut ruangan merupakan tantangan utama dan biasanya memakan waktu antara tiga hingga empat jam, bahkan bisa lebih lama tergantung ketebalan sedimen.

Sembari menunggu solusi permanen, pihak sekolah telah melakukan berbagai upaya mandiri untuk memitigasi dampak banjir, salah satunya dengan menutup pintu air sementara agar volume air di dalam sekolah tidak terus bertambah.

Kondisi kritis yang dialami SMPN 24 Samarinda sudah menjadi perhatian Pemerintah Kota Samarinda dengan rencana relokasi sebagai jalan keluar jangka panjang.

Bambang mengungkapkan Wali Kota Samarinda telah melihat langsung kondisi sekolah dan membawa permasalahan itu ke DPRD Samarinda untuk dibahas bersama.

Hasil pembahasan tersebut adalah persetujuan penganggaran untuk proyek relokasi sekolah yang dijadwalkan mulai 2026.

Pemerintah kota telah menyiapkan lahan baru yang lebih aman dari banjir di atas tanah milik pemerintah daerah seluas empat hektare. Lokasi lahan baru di dekat Masjid At Taufiq, Jalan Pangeran Suryanata, Samarinda.

Informasi yang diterima pihak sekolah menyebutkan pembangunan gedung baru SMPN 24 Samarinda dilakukan secara bersamaan dengan relokasi SDN 013, yang juga sering terendam banjir di wilayah tersebut.Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Tiga Penyanyi Akan Menutup FIFA Asean Cup

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tiga Penyanyi Akan Menutup ...
Megapolitan
Bahasa dan Musik Lokal Mest...
Megapolitan
Jumlah Anggota DPRD Kemungk...
Olahraga
Hudson: Supporter Stadion U...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.