Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Diplomasi Ekonomi, Sarinah Bawa Produk Lokal Indonesia ke WEF 2026 Davos

📅 Sabtu, 24 Jan 2026, 11:42 WIB | Oleh:
Perkuat Diplomasi Ekonomi, Sarinah Bawa Produk Lokal Indonesia ke WEF 2026 Davos Doc: Istimewa

JAKARTA - Setelah sukses menjalankan misi dagang ke sejumlah negara strategis seperti Perth, Osaka, dan Belanda, PT Sarinah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong produk lokal Indonesia menembus pasar internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif Sarinah dalam Indonesia Pavilion pada rangkaian World Economic Forum (WEF) 2026 yang berlangsung di Davos pada 19–23 Januari 2026.

Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan, menyampaikan bahwa kehadiran Sarinah di forum ekonomi global tersebut merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memasuki fase penguatan ekspor yang dimulai pada tahun 2026. Menurutnya, partisipasi ini menjadi momentum penting untuk membawa produk lokal Indonesia tampil lebih kompetitif di kancah global.

Raisha menjelaskan bahwa produk-produk yang ditampilkan tidak hanya mencerminkan kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga telah disiapkan secara matang agar relevan dengan kebutuhan dan standar buyer internasional. Strategi kurasi yang diterapkan Sarinah berfokus pada pendekatan market-driven, dengan mempertimbangkan tren global, preferensi pasar, serta potensi komersialisasi jangka panjang.

20260124114003_WhatsApp-Image-2026-01-23-at-22.43.21.jpeg

Dalam Indonesia Pavilion, Sarinah menghadirkan lebih dari 30 merek lokal terkurasi yang mencakup beragam kategori unggulan. Seluruh produk telah memenuhi kriteria siap ekspor, baik dari sisi kualitas material, desain, konsistensi produksi, hingga kepatuhan terhadap standar pasar global. Proses kurasi dilakukan berdasarkan pemahaman mendalam terhadap perilaku dan kebutuhan buyer internasional, sehingga produk yang ditampilkan tidak hanya kuat dari sisi narasi budaya, tetapi juga memiliki daya saing bisnis yang tinggi.

Portofolio produk yang dipresentasikan meliputi wastra premium seperti batik, ulos, dan tenun, produk home décor dan aksesori bernilai budaya, hingga produk food & beverage (F&B) yang merepresentasikan kekayaan cita rasa Indonesia dengan standar internasional. Keikutsertaan Sarinah dalam ajang ini sejalan dengan upaya nasional memperkuat diplomasi ekonomi dan memperluas akses produk kreatif Indonesia ke ekosistem perdagangan global yang berkelanjutan. Ke depan, Sarinah akan terus berperan sebagai kurator, agregator, dan akselerator ekspor bagi merek lokal terpilih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.