Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Nagari Bungo Tanjuang Optimistis Huntara BNPB Rampung Sebelum Ramadhan 1447 H

📅 Sabtu, 24 Jan 2026, 00:35 WIB | Oleh:
Pemerintah Nagari Bungo Tanjuang Optimistis Huntara BNPB Rampung Sebelum Ramadhan 1447 H Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah anak bermain di kawasan hunian sementara (huntara) BNPB di Kabupaten Tanah Datar,

Pemerintah Nagari (Desa) Bungo Tanjuang, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) optimistis hunian sementara (huntara) BNPB selesai sebelum Ramadhan 1447 Hijriah.

"Sesuai arahan BNPB dan Bupati Tanah Datar 31 Januari 2026 semua pengungsi sudah harus menempati huntara," kata Wali Nagari (Kepala Desa) Bungo Tanjuang di Kabupaten Tanah Datar, Yudisthira Anuggraha, Jumat.

Secara umum BNPB bekerja sama dengan TNI membangun 23 unit huntara yang diperuntukkan bagi 23 kepala keluarga atau 76 jiwa yang menjadi korban tanah bergerak di daerah tersebut.

Yudisthira optimistis pembangunan huntara yang dikerjakan langsung oleh puluhan personel TNI dari Kodim 0307 Tanah Datar, Batalion Infanteri 131/Braja Sakti serta personel BNPB dapat segera diselesaikan sesuai target yang ditetapkan.

"Kami melihat percepatan pembangunan huntara ini sudah dilakukan serta diawasi langsung oleh BNPB," kata dia.

Pada kesempatan itu, ia mengatakan pemerintah tidak hanya menyiapkan tempat tinggal sementara tetapi juga memastikan pemenuhan kebutuhan pokok terutama sembako kepada penghuni huntara secara berkala.

Kebijakan ini dilakukan mengingat hampir seluruh warga terdampak bencana kehilangan mata pencarian akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi di akhir November 2025.

Yudisthira membenarkan beberapa kepala keluarga saat ini masih berada di tempat pengungsian, dan sebagian lainnya menetap bersama kerabatnya. Namun, pemerintah memastikan seluruhnya akan mendapatkan jatah unit huntara.

Sementara itu, salah seorang penghuni huntara, Yenti mengaku bersyukur sudah bisa menempati huntara yang dibangun BNPB sejak Selasa (20/1/2026). Di rumah sederhana itu, ia mendapatkan kasur, selimut, peralatan dapur hingga sembako.

"Saya tinggal di sini bersama tiga orang anak saya. Kami bersyukur huntara ini sudah bisa ditempati karena sebelumnya menumpang di rumah keluarga," ujarnya.

Terpisah, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly mengatakan pemerintah pusat telah menetapkan kabupaten tersebut sebagai skala prioritas dalam penanganan dan pemulihan dampak bencana.

Ahmad Fadly mengatakan saat ini pemerintah sedang menyelesaikan pembangunan 129 unit huntara. Namun, masih terdapat 385 KK yang rumahnya akan diverifikasi Badan Geologi terkait kelayakan tinggal di zona merah potensi bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.