Ujian Berat MU di Kandang Arsenal
📅 Jumat, 23 Jan 2026, 06:14 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Paul ELLIS / AFP
LONDON - Laga lanjutan Liga Inggris akhir pekan ini kembali menyajikan rangkaian pertandingan menarik yang berpotensi memengaruhi peta persaingan di papan atas. Arsenal, Manchester City, Liverpool, Chelsea, hingga Newcastle United akan turun berlaga dengan misi masing-masing, baik mempertahankan konsistensi maupun bangkit dari hasil mengecewakan.
Sorotan utama tertuju ke Stadion Emirates, Minggu (25/1) malam waktu setempat saat Arsenal menjamu Manchester United, serta Etihad Stadium yang akan menjadi panggung upaya Manchester City untuk kembali ke jalur kemenangan saat menghadapi Wolverhampton Wanderers.
Arsenal tampil impresif sepanjang musim ini. Tim asuhan Mikel Arteta masih bertengger di puncak klasemen Liga Inggris dan belum terkalahkan di Liga Champions. Di tengah rotasi pemain, The Gunners bahkan sukses menundukkan Inter Milan 3-1 di San Siro pada laga tengah pekan, menegaskan kedalaman skuad mereka.
Manchester United datang ke London dengan kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan atas rival abadi. Setan Merah kini menempati peringkat kelima dan mencatat lima laga liga tanpa kekalahan. Namun, rekor tersebut terancam terhenti di Emirates, stadion yang belum sekalipun menghadirkan kekalahan bagi Arsenal musim ini.
Arteta menegaskan fokus tim asuhannya tetap terjaga. “Kami berada dalam momentum bagus, tetapi Premier League selalu menuntut konsentrasi penuh. Manchester United adalah lawan besar dan kami harus bermain dengan intensitas maksimal,” ujar pelatih asal Spanyol itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Manchester City mengalami pekan yang mengejutkan. Setelah lama tak terkalahkan, mereka tumbang 0-2 dari Manchester United, disusul kekalahan yang lebih mencengangkan saat bertandang ke markas Bodo/Glimt di kompetisi Eropa. Hasil tersebut membuat City kini tertinggal tujuh poin dari Arsenal.
Namun, dua kekalahan itu terjadi di laga tandang. Kembali bermain di Etihad, tim asuhan Pep Guardiola diprediksi tampil agresif. Lawan mereka, Wolverhampton Wanderers, memang tak terkalahkan dalam empat laga terakhir, tetapi masih terpuruk di dasar klasemen.
Guardiola diyakini menuntut respons instan dari para pemainnya, dan Wolves bisa menjadi korban pelampiasan ambisi City untuk menjaga asa juara. Liverpool tak terkalahkan dalam 12 laga di semua kompetisi, tetapi performa mereka belakangan kurang meyakinkan. Hasil imbang kontra Burnley membuat The Reds mencatat empat kali seri beruntun di liga, bahkan gagal mencetak gol dalam dua di antaranya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski jadwal padat menanti, termasuk laga tandang ke Marseille, skuad Arne Slot dinilai cukup solid untuk mengatasi Bournemouth. Tuan rumah masih belum stabil meski sempat memutus rentetan hasil buruk awal bulan ini. Liverpool diprediksi mampu memanfaatkan kondisi tersebut untuk meraih kemenangan tandang.
Duel Newcastle United kontra Aston Villa berpotensi menjadi laga paling ketat akhir pekan ini. Newcastle berpeluang naik ke posisi empat besar, sementara Villa tengah memasuki fase kurang konsisten.
The Magpies belum pernah kalah di kandang sejak September, rekor yang sulit dipatahkan. Sebaliknya, pernyataan Unai Emery yang meragukan status Villa sebagai penantang lima besar bisa berdampak psikologis, terlebih setelah kekalahan mengejutkan dari Everton.
Palace-Chelsea
Crystal Palace berada dalam situasi sulit. Tersingkir dari Piala FA, ditinggal pelatih Oliver Glasner di akhir musim, serta kepergian Marc Guehi ke Manchester City membuat kondisi internal The Eagles goyah. Mereka tanpa kemenangan dalam 10 laga terakhir.
Chelsea datang dengan kepercayaan diri usai menaklukkan Brentford 2-0. Meski masih inkonsisten, The Blues memiliki peluang besar mencuri poin di Selhurst Park dan memperpanjang periode suram tuan rumah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!