Ligue 1 Prancis: Lens Waspadai Kebangkitan PSG dalam Perburuan Gelar
📅 Jumat, 23 Jan 2026, 10:02 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
PARIS, PRANCIS — Pelatih Lens, Pierre Sage, mengakui tim asuhannya masih menunggu momen ketika juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) benar-benar bangkit dan mengejar dalam perburuan gelar Ligue 1 musim ini. Lens, yang tampil mengejutkan sebagai pemimpin klasemen, membidik kemenangan liga kesembilan secara beruntun demi mempertahankan posisi teratas.
Menjelang lawatan akhir pekan ini ke markas Marseille yang berada di peringkat ketiga, Lens sukses menjaga keunggulan tipis satu poin di puncak klasemen dalam beberapa pekan terakhir. Situasi itu membuka peluang mereka meraih gelar Ligue 1 kedua sepanjang sejarah, sekaligus yang pertama sejak 1998.
Namun, laju empat kemenangan beruntun PSG membuat klub ibu kota terus menempel ketat. Sage pun tak menutup mata bahwa Lens tetap berstatus kuda hitam.
“Dengan rendah hati, kami harus mengakui PSG adalah tim yang luar biasa,” kata Sage.
“Begitu PSG menekan penuh di fase akhir musim, sangat mungkin kami tidak akan bisa lagi melihat mereka.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Terlepas dari peluang juara, tiket Liga Champions, yang baru akan menjadi penampilan kedua Lens sejak musim 2002-03, sudah menjadi pencapaian besar. Lens saat ini unggul 10 poin atas Lyon yang berada di posisi keempat dalam perebutan tiket otomatis ke fase liga Liga Champions musim depan.
Apa pun hasil akhir perburuan gelar, performa Lens musim ini mencerminkan kebangkitan signifikan di bawah asuhan Sage, setelah musim lalu gagal total tampil di kompetisi Eropa ketika masih dilatih Will Still.
Sementara itu, Marseille kembali berada di pinggiran persaingan gelar, seperti yang mereka alami sepanjang sebagian besar musim lalu. Klub selatan Prancis itu tertinggal delapan poin dari Lens di posisi ketiga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Skuad asuhan Roberto De Zerbi mengalami kemunduran dalam beberapa pekan terakhir setelah kalah dari Lille dan tim papan bawah Nantes. Kepercayaan diri mereka juga semakin tergerus usai dibantai Liverpool 0-3 di Stadion Velodrome pada ajang Liga Champions tengah pekan, hasil yang membuat peluang lolos ke fase gugur berada di ujung tanduk.
Marseille kini berharap bisa meraih dua kemenangan Ligue 1 beruntun untuk pertama kalinya sejak November, setelah menghajar Angers 5-2 pada laga terakhir.
“Kesulitan sebenarnya adalah memainkan 10 pertandingan beruntun dengan level seperti saat melawan Angers,” ujar De Zerbi usai kekalahan dari Liverpool.
“Kami tidak bisa mengelolanya. Saya duduk di bangku cadangan dan tidak tahu apakah kami akan tampil seperti tim saat melawan Angers atau seperti saat melawan Nantes.”
PSG sendiri akan lebih dulu bertanding pada hari Jumat malam saat bertandang ke markas Auxerre. Kemenangan berpotensi membawa mereka merebut puncak klasemen sekaligus memberi tekanan besar kepada Lens.
Meski berstatus juara Eropa, PSG belum sepenuhnya tampil meyakinkan musim ini. Mereka masih berjuang finis di delapan besar fase liga Liga Champions demi lolos langsung ke babak 16 besar, terlebih setelah kalah dari Sporting Lisbon pada tengah pekan. Dua pekan lalu, PSG juga tersingkir dari Piala Prancis oleh rival sekota, Paris FC.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!