Liga Inggris: Arsenal Diuji Manchester United, Manchester City Mencari Titik Balik
📅 Jumat, 23 Jan 2026, 08:48 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LONDON, INGGRIS — Arsenal bersiap menghadapi ujian klasik saat menjamu Manchester United pada lanjutan Liga Inggris akhir pekan ini. The Gunners memburu kemenangan kandang kelima secara beruntun untuk menjaga jarak di puncak persaingan, sementara Manchester City berupaya menemukan kembali percikan permainan mereka setelah awal tahun yang mengecewakan.
Arsenal memang tertahan imbang tanpa gol dalam dua laga liga terakhir, melawan Liverpool dan Nottingham Forest. Namun, peluang mereka tetap terjaga lantaran para pesaing terdekat, termasuk Manchester City dan Aston Villa, gagal memanfaatkan situasi tersebut.
Sorotan lain tertuju ke Tottenham Hotspur. Meski meraih kemenangan penting di Eropa pada pertengahan pekan, posisi manajer Thomas Frank masih berada di bawah tekanan besar jelang lawatan ke markas Burnley.
Arsenal Waspadai Efek Carrick
Di atas kertas, Arsenal diunggulkan saat menghadapi Manchester United. Namun, Mikel Arteta dan pasukannya tetap harus waspada terhadap “efek pelatih baru” di kubu Setan Merah, yang kini kembali ditangani sementara oleh Michael Carrick.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perubahan langsung terlihat saat MU menumbangkan Manchester City 2-0 pekan lalu. Dalam laga pertama Carrick pada periode keduanya sebagai pelatih interim, MU tampil lebih agresif dan berani menyerang.
Meski kini menempati peringkat kelima, konsistensi masih menjadi masalah MU. Selain rangkaian tiga kemenangan pada Oktober, mereka belum mampu meraih kemenangan liga secara beruntun musim ini. Sebaliknya, Arsenal tampil solid, bahkan tidak kebobolan satu pun tembakan tepat sasaran dalam dua laga liga terakhir.
Rivalitas Arsenal–MU pernah menjadi ikon era awal Premier League. Arsenal belum kembali menjadi juara sejak 2004, sementara dominasi MU juga telah lama berlalu. Kini, Arsenal difavoritkan meraih gelar liga Inggris ke-14 mereka, dan MU berpeluang menjadi pengganjal ambisi tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
City Terpuruk, Guardiola Mencari Jawaban
Manchester City datang dengan beban berat setelah kekalahan memalukan 1-3 dari Bodo/Glimt di Liga Champions, hasil yang disebut sebagai salah satu kejutan terbesar sepanjang sejarah kompetisi tersebut.
Tim asuhan Pep Guardiola belum meraih kemenangan liga sejak memasuki 2026. Cedera bek kunci Ruben Dias dan Josko Gvardiol memperparah situasi, membuat pertahanan City rapuh setelah menutup 2025 dengan performa kuat.
“Rasanya seperti semuanya berjalan salah, dalam banyak detail. Itu fakta, dan kami harus mengubahnya,” ujar Guardiola.
Harapan City bertumpu pada debut Marc Guehi yang diharapkan memberi stabilitas saat menjamu Wolverhampton Wanderers. Meski berada di dasar klasemen, Wolves datang dengan modal positif setelah mencatat lima laga tanpa kekalahan di semua kompetisi.
“Kami harus segera bangkit. Hasil sejak awal 2025 tidak cukup baik, dan dinamika ini harus diubah secepat mungkin,” kata Guardiola.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!