Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ancaman Golden Triangle Meluas, BNN Soroti Dampaknya bagi RI dan Singapura

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 18:45 WIB | Oleh: Tim Penulis

BNN RI menilai Singapura memiliki berbagai praktik terbaik dalam pendidikan preventif dan berharap dapat melakukan pertukaran pengalaman, khususnya terkait pengembangan kurikulum pencegahan narkoba yang efektif.

Lebih lanjut, BNN RI mengusulkan penguatan kerja sama dalam aspek investigasi finansial, mengingat posisi Singapura sebagai pusat keuangan global.

Kolaborasi dalam pelacakan aset (asset tracing) dan penanganan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dinilai menjadi kunci utama untuk memiskinkan bandar narkoba dan memutus rantai kejahatan terorganisir.

Untuk itu, Suyudi menekankan pentingnya pertukaran intelijen secara real-time dan presisi, terutama terkait pergerakan daftar pencarian orang (DPO) lintas negara.

BNN menegaskan komitmen penuh untuk menjadi mitra strategis CNB Singapura dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan ASEAN dari ancaman narkoba.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

26 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.