Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sentani International Airport Diyakini Naikkan PAD Jayapura

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 04:12 WIB | Oleh:
Sentani International Airport Diyakini Naikkan PAD Jayapura Doc: ist
Ket. bandara sentani diharap naik status

JAYAPURA -Jika Bandara Sentani naik tingkat menjadi bandara internasional, diyakini bakal menaikkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Jayapura. Maka, Pemkab Jayapura menginginkan Sentani International Airport.

Bupati Jayapura Yunus Wonda di Sentani, Rabu mengatakan, penerbangan internasional di Bandara Sentani akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah khususnya dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Papua.

"Untuk itu kami berharap PT Angkasa Pura dapat mendukung Pemerintah Kabupaten Jayapura agar Bandara Sentani bisa melayani penerbangan internasional," katanya.

Menurut Wonda, jika penerbangan internasional dibuka maka wisatawan mancanegara bisa langsung masuk ke Papua tanpa harus transit di daerah lain dengan demikian hal ini tentunya memberikan dampak yang positif terutama pada sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.

Dia menjelaskan, selain itu, pentingnya pemberdayaan orang asli Papua (OAP) khususnya pemilik hak ulayat agar dapat dilibatkan dalam dunia kerja di Bandara Sentani.

"Dengan mempekerjakan anak-anak asli Papua di Bandara Sentani kami tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat adat setempat," ujarnya.

General Manager Bandara Sentani I Nyoman Noer Rohim mengatakan, PT Angkasa Pura Indonesia berkomitmen untuk terus memberdayakan putra-putri Papua dalam operasional bandara.

“Kami pasti melibatkan anak-anak Papua dan saat ini sudah ada beberapa putra Papua yang menjadi pegawai Angkasa Pura meskipun sebagian ditempatkan di bandara lain di Indonesia," katanya.

Dia menjelaskan, pihaknya juga memastikan setiap ada penerimaan pegawai baru pada PT Angkasa Pura, putra-putri Papua akan menjadi prioritas. Dia menambahkan, terkait rencana penerbangan internasional, pihaknya siap mendukung dengan tetap memperhatikan aspek teknis, keamanan, dan regulasi yang berlaku.

PBB-P2 Rp11 Miliar

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jayapura, Papua menetapkan Pajak Bumi dan Bangunan Pemukiman dan Perumahan (PBB-P2) untuk kawasan permukiman dan perumahan termasuk area Bandara Sentani sebesar Rp11,1 miliar.

Kepala Bapenda Kabupaten Jayapura Budi Yokhu di Sentani, Rabu, mengatakan sebelumnya realisasi pembayaran PBB dari pihak bandara tercatat sekitar Rp2,7 miliar per tahun namun setelah dilakukan pendataan dan penilaian ulang objek pajak bandara nilainya mengalami peningkatan signifikan.

"Oleh karena itu kami berharap proses ini berjalan sesuai mekanisme sehingga tetap memberikan kontribusi optimal bagi pendapatan daerah," katanya.

Menurut Yokhu, penetapan PBB-P2 tersebut merupakan hasil pembahasan antara Bapenda dengan kepala daerah yang sebelumnya telah disepakati dan diberlakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku sejak 2016.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.