Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lantik Empat Pejabat Pajak Wilayah Jakut, Menkeu Berharap Kepercayaan Publik Bisa Pulih

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 13:25 WIB | Oleh:
Lantik Empat Pejabat Pajak Wilayah Jakut, Menkeu Berharap Kepercayaan Publik Bisa Pulih Doc: antara foto
Ket. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik empat pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) wilayah Jakarta Utara di Jakarta, Kamis.

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik empat pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) wilayah Jakarta Utara sebagai bagian dari penguatan pengawasan internal dan menjaga kesinambungan layanan perpajakan kepada masyarakat.

Pelantikan itu berlangsung di tengah penertiban internal DJP, yang antara lain berkaitan dengan penanganan jabatan agar layanan publik tidak terganggu.

“Ini kita ada penggantian pejabat-pejabat pajak, (karena) ada yang masih KPK dan lain-lain. Kalau sibuk di KPK kan bisa mengganggu servis ke publik. Jadi kita ambil langkah untuk mengganti secepatnya,” kata Purbaya usai pelantikan di aula Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Jakarta, Kamis (22/1).

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka dalam operasi tangkap tangan atas dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, periode 2021–2026.

Ia menegaskan pelantikan tersebut menjadi pengingat bagi jajaran pimpinan bahwa tanggung jawab pengawasan melekat pada atasan.

“Kalau anak buahnya bermasalah dan tidak terdeteksi, bukan berarti atasannya lepas dari tanggung jawab,” tegas dia.

Purbaya mengatakan unit DJP merupakan garis depan pelayanan, tempat wajib pajak dan dunia usaha datang, sehingga kepercayaan negara dipertaruhkan.

Ia menyampaikan Kementerian Keuangan mendorong penerapan pengawasan berlapis melalui three lines of defense, mulai dari pimpinan dan pegawai operasional, pengendalian internal dan manajemen risiko, hingga audit internal.

Purbaya juga mengingatkan kepercayaan publik terhadap institusi pajak tidak dibangun melalui slogan atau seremoni, melainkan melalui perilaku profesional, transparan, dan akuntabel yang konsisten.

"Pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi momentum untuk menegaskan kembali kepercayaan negara dan masyarakat kepada aparatur pajak,” tuturnya

Dalam konteks 2026, ia menyebut APBN akan menantang dan kebutuhan belanja negara harus tetap terjaga, sehingga penerimaan negara perlu kuat dan ditopang kepercayaan publik.

Ia mengatakan penataan organisasi dan penguatan pengawasan akan dilakukan secara terukur dan strategis, termasuk langkah lanjutan dalam satu hingga dua bulan ke depan.

“Penguatan pengawasan ini bukan pilihan, tetapi mandat untuk memastikan target penerimaan negara dapat diamankan,” ungkap dia.

Berikut adalah rincian jabatan nama-nama pejabat yang dilantik:

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.