Ekonomi Lokal Jakarta Tumbuh Stabil
📅 Kamis, 22 Jan 2026, 05:00 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
JAKARTA – Meski berbagai bencana menghantam sejumlah wilayah, termasuk Jakarta dengan langganan banjirnya, stabilitas ekonomi Ibu Kota tetap terjaga kuat. Bahkan investasi dan pengelolaan fiskal melampaui target. “Di tengah dinamika perekonomian global-nasional, perekonomian Jakarta tetap terjaga dengan baik. Inflasi, aktivitas ekonomi berkelanjutan, serta iklim investasi tetap kondusif,” jelas Gubernur Jakarta, Pramono Anung, Rabu (21/1).
Pramono menyampaikan ini dalam konferensi pers terkait realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Menurut Pramono, ekonomi Jakarta tumbuh stabil dengan dukungan kebijakan fiskal yang berdampak nyata. Pertumbuhan kumulatif mencapai 5,03 persen. Bank Indonesia memproyeksikan tahun 2025 Jakarta akan tumbuh 4,6 sampai dengan 5,4 persen.
Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum menjadi salah satu sektor yang tumbuh paling tinggi, 9,79 persen. Sektor ini berkontribusi kurang lebih 5,13 persen. Pemaparan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terhadap transparansi dan akuntabilitas publik. Hingga 31 Desember 2025, APBD Jakarta yang dianggarkan sebesar 91,86 triliun telah terealisasi sangat baik.
Pendapatan daerah tercatat sebesar 79,94 triliun. Angka ini tidak hanya dari pajak daerah dan retribusi daerah, tetapi juga pemanfaatan aset yang mencapai 448 miliar. Sedangkan belanja daerah terealisasi 76,05 triliun. “Pembiayaan daerah tercatat 1,89 triliun. SiLPA Desember lalu 5,78 triliun. Surplus anggaran sebesar 3,89 triliun,” katanya.
Sedangkan, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan ketiga tahun 2025 tercatat di angka 4,96 persen. Angka ini menunjukkan pemulihan dan stabilitas perekonomian kota Jakarta dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada bulan Desember berada di level 145,33. Pramono menyebut hal ini menunjukkan optimisme tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Investasi
Pramono juga menginformasikan bahwa kepercayaan investor kepada Pemprov cukup kuat. Ini terlihat dari angka inflasi Jakarta 2,63 yangberarti di bawah inflasi nasional 2,92. Sedangkan realisasi investasi tahun lalu sebesar 270,9 triliun. Pramono mengungkapkan bahwa realisasi investasi tersebut tumbuh 11,99 persen dari tahun sebelumnya.
Menurutnya, pertumbuhan investasi Jakarta tersebut cukup tinggi. Rinciannya, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar 175,3 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) 95,6 triliun. Hal ini menunjukkan kuatnya kepercayaan investor kepada Pemprov. “Investasi tersebut memberikan kontribusi 14 persen terhadap total investasi nasional,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur bersyukur, kinerja ekonomi ibu kota tahun 2025 tetap solid di tengah dinamika global. Investasi tercatat menyerap 487.070 tenaga kerja. Hal ini mencerminkan keberhasilan kebijakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Selain itu, sektor pariwisata juga menunjukkan gairah tinggi dengan okupansi hotel bintang 5 mencapai 62,03 persen pada bulan Desember. Bahkan menyentuh 100 persen di area pusat bisnis saat momen akhir tahun. Pramono menegaskan dukungan Pemprov Jakarta bagi dunia usaha melalui kemudahan perizinan yang juga disambut baik oleh para pelaku usaha. “Kami memotong berbagai perizinan. Kami juga memperbaiki layanan yang selama ini menjadi problem para pelaku dunia usaha,” tandasnya.
Pramono menungkapkan, telah mengeluarkan anggaran sebesar 6,4 triliun untuk subsidi transportasi, pangan, pengelolaan air limbah, dan air minum sepanjang tahun lalu. “Pemberian subsidi transportasi, pangan, pengelolaan air limbah dan air minum mencapai 6,4 triliun,” tambahnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!