Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tanggul Citarum Jebol di Bekasi, Plt Bupati Turun Langsung ke Lokasi

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 20:34 WIB | Oleh:
Tanggul Citarum Jebol di Bekasi, Plt Bupati Turun Langsung ke Lokasi Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja (kemeja merah) meninjau titik tanggul jebol di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Rabu.

KABUPATEN BEKASI - Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meninjau langsung tanggul jebol di Desa Pantai Bakti, Muaragembong, guna memastikan percepatan penanganan darurat banjir Sungai Citarum serta wujud komitmen pemerintah daerah setempat pada masa pemulihan bencana.

Asep mengatakan kedatangannya ke lokasi untuk menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus memastikan pelaksanaan respons cepat tanggap darurat oleh lintas sektor terkait agar kondisi dapat segera dikendalikan.

"Saya datang ke sini setelah menerima laporan dari masyarakat terkait tanggul jebol. Alhamdulillah penanganan cepat sudah dilakukan. Terima kasih Pak Camat, Lurah, masyarakat. Juga Pak Kalak BPBD yang telah bahu-membahu di lapangan. BBWS juga sudah turun dan sekarang kita lihat kondisi air sudah mulai landai," katanya di lokasi, Rabu.

Dia mengatakan berdasarkan hasil identifikasi sementara, terdapat lima titik tanggul kritis di wilayah Kecamatan Muaragembong. Selain itu, titik tanggul rawan juga ditemukan di Cabangbungin serta empat titik di wilayah Pebayuran.

"Tadi sudah saya bicarakan dengan BBWS, anggaran penanganan sudah disiapkan dan kita ingin dilakukan secepat mungkin. Ini untuk langkah preventif, jangan sampai setelah surut justru jebol lagi untuk kedua kali," katanya.

Dirinya mengaku material yang digunakan untuk menahan deras laju air Sungai Citarum di titik tanggul jebol masih berupa pasir, batu serta bronjong atau bersifat sementara, namun pihaknya terus mendorong agar perbaikan dilakukan secara permanen.

"Ke depan kita ingin penanganan permanen seperti di Kalimalang. Katanya tinggal menunggu DED karena ini kewenangan pusat. Kami ajukan ke pemerintah pusat dan Pak Gubernur agar didorong, khususnya untuk wilayah Bekasi yang berkaitan dengan Kali Citarum," katanya.

Pemerintah daerah juga memastikan akan menanggung biaya perbaikan satu unit rumah warga setempat yang dikabarkan mengalami kerusakan setelah diterjang air luapan Sungai Citarum usai insiden tanggul jebol.

"Termasuk itu (rumah rusak) karena memang menjadi tanggung jawab pemerintah. Warga yang terdampak kami minta datang ke kantor, kami usahakan melalui anggaran daerah. Kalau tidak memungkinkan, bisa lewat Baznas atau CSR," katanya.

Asep juga menyampaikan secara umum kondisi banjir di Kabupaten Bekasi mulai menunjukkan penurunan. Dari semula berdampak di 17 kecamatan, kini tersisa 11 kecamatan dengan kondisi berangsur surut.

"Untuk saat ini sudah ada penurunan walaupun curah hujan masih berpotensi cukup tinggi. Tapi yang menjadi PR besar kita ke depan, banjir di Bekasi ini tahunan dan langganan. Tugas kita pemerintah daerah, mencari solusi jangka panjang agar bisa meminimalisir banjir," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.