Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelatih Senegal Belum Rela Kehilangan Sadio Mane, Pape Thiaw Tegaskan Penolakan Pensiun

6 Selasa, 20 Jan 2026, 15:40 WIB | Oleh:
Pelatih Senegal Belum Rela Kehilangan Sadio Mane, Pape Thiaw Tegaskan Penolakan Pensiun Pelatih Senegal Belum Rela Kehilangan Sadio Mane, Pape Thiaw Tegaskan Penolakan Pensiun Doc: Detik

JAKARTA - Keputusan Sadio Mane untuk mengakhiri karier bersama tim nasional Senegal masih memicu perdebatan di negaranya. Pelatih Senegal, Pape Thiaw, secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya atas rencana sang bintang yang ingin menutup kiprah internasionalnya dalam waktu dekat.

Mengutip laporan ESPN, Thiaw menegaskan dirinya akan melakukan segala cara untuk membujuk Mane agar tetap mengenakan seragam Singa Teranga. Menurutnya, kontribusi Mane di Piala Afrika masih menunjukkan bahwa sang penyerang berada di level tertinggi.

Dalam turnamen tersebut, Mane mencatatkan performa krusial dengan sumbangan dua gol dan tiga assist. Perannya juga sangat menentukan saat Senegal menghadapi Maroko di laga final yang digelar di Stadion Pangeran Moulay Abdellah, Rabat.

Sebelumnya, Mane sempat mengungkapkan niat menjadikan Piala Afrika ini sebagai turnamen terakhirnya bersama tim nasional. Meski demikian, pemain berusia 33 tahun itu masih berkomitmen untuk tampil di Piala Dunia FIFA sebelum benar-benar mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Senegal.

Pernyataan tersebut memicu reaksi emosional dari Thiaw. Ia menegaskan bahwa keputusan pensiun Mane bukan hanya urusan pribadi sang pemain.

“Negara ini tidak setuju, dan saya juga tidak setuju,” ujar Thiaw. Ia menilai Mane adalah representasi Senegal di level dunia dan menjadi milik rakyat, bukan semata-mata individu.

Bagi Thiaw, Mane bukan sekadar pemain bintang, melainkan sosok teladan di dalam dan luar lapangan. Ia menyoroti dedikasi, kerendahan hati, serta pengorbanan Mane dalam membawa Senegal meraih berbagai pencapaian bersejarah, termasuk lolos ke Piala Dunia 2022 dan menjuarai Piala Afrika untuk pertama kalinya.

Sejak menjalani debut internasional pada 2012, Mane memang menjadi simbol kebangkitan sepak bola Senegal. Ia berperan besar dalam keberhasilan tim mencapai final Piala Afrika 2019, sebelum akhirnya meraih gelar juara beberapa tahun kemudian usai mengalahkan Mesir melalui adu penalti.

Di level klub Eropa, prestasi Mane juga terbilang lengkap dengan raihan gelar Liga Champions, Liga Inggris, serta dua penghargaan Pemain Terbaik Afrika. Konsistensinya membawa Senegal tampil di tiga Piala Dunia secara beruntun semakin mengukuhkan statusnya sebagai legenda hidup sepak bola Afrika.

Pujian serupa turut datang dari rekan setimnya, Moussa Niakhate. Ia menilai kontribusi Mane bagi sepak bola Senegal dan Afrika terlalu besar untuk diabaikan.

“Sadio Mane adalah pemain luar biasa dan pantas mendapatkan pengakuan tertinggi,” ujar Niakhate, seraya menegaskan bahwa konsistensi Mane tampil di enam edisi Piala Afrika menjadi bukti dedikasi yang jarang dimiliki pemain lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Ring Tinju Mengurangi Tawur...

Bank Ambruk, Presiden Tetap Dimakzulkan Meski Sudah Mundur

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Bank Ambruk, Presiden Tetap...
Olahraga
Jadi Tim Pertama Lolos ke B...

Underpass Bitung Diharapkan Mengurai Kemacetan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Underpass Bitung Diharapkan...

Menang Besar 6-0, Jadi Modal PSS Hadapi Bhayangkara

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Menang Besar 6-0, Jadi Moda...

UNESCO Beri Status Hijau kepada 5 Geopark Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
UNESCO Beri Status Hijau ke...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

06 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.