Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

China Akui Terima Undangan Trump Terkait Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 19:11 WIB | Oleh:
China Akui Terima Undangan Trump Terkait Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza Doc: Antara
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Selasa (20/1).

Beijing - Kementerian Luar Negeri China menyebut Tiongkok mendapatkan undangan Amerika Serikat untuk bergabung ke dalam Dewan Perdamaian Gaza.

"China sudah mendapat undangan Amerika Serikat soal Dewan Perdamaian Gaza," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Selasa (20/1).

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelumnya meminta negara-negara membayar lebih dari 1 miliar dolar AS (sekitar Rp16,8 triliun) untuk memperoleh hak atas kursi permanen di Dewan Perdamaian Gaza (Gaza Board of Peace).

Tapi Guo Jiakun enggan menjelaskan lebih lanjut apakah China akan menerima undangan tersebut dan membayar 1 miliar dolar AS untuk duduk di Dewan Perdamaian Gaza.

"China sudah mendapatkan undangan AS, tidak ada lagi informasi yang dapat saya tambahkan mengenai hal ini," ungkap Guo Jiakun setelah beberapa kali ditanya wartawan.

Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza yang beranggotakan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan khusus Trump Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, serta Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel.

Setiap negara anggota akan menjabat selama paling lama tiga tahun sejak piagam berlaku, dengan kemungkinan perpanjangan oleh Ketua.

Namun, masa keanggotaan tiga tahun tersebut tidak berlaku bagi negara anggota yang menyumbangkan dana tunai lebih dari 1 miliar dolar AS kepada Dewan Perdamaian dalam tahun pertama sejak piagam tersebut berlaku.

Trump sendiri yang akan menjadi ketua pertama dewan tersebut dan secara pribadi memutuskan negara mana yang akan diundang.

Keputusan akan diambil berdasarkan suara mayoritas, tetapi seluruh keputusan tetap memerlukan pengesahan dari ketua dan Trump juga yang bertanggung jawab menyetujui segel resmi kelompok tersebut.

Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza menyusul persetujuan Dewan Keamanan PBB pada November 2025 soal resolusi yang diusulkan AS untuk mendukung rencana komprehensif Trump terkait penyelesaian konflik di Jalur Gaza.

Rencana AS untuk Gaza mengusulkan pemerintahan internasional sementara di wilayah tersebut serta pembentukan dewan perdamaian yang dipimpin oleh Trump serta pengerahan pasukan stabilisasi internasional.

Rencana itu juga mencakup mandat militer bagi pasukan stabilisasi internasional yang akan dikerahkan dengan koordinasi Israel dan Mesir.

Selain China, sejumlah negara juga mengaku sudah menerima undangan dari Presiden AS Donald Trump untuk bergabung dengan "dewan perdamaian" untuk Gaza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.