China Akui Terima Undangan Trump Terkait Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza
📅 Selasa, 20 Jan 2026, 19:11 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SNegara-negara tersebut adalah Norwegia, Belanda, Slovenia, Turki, Yordania, dan Maroko. Para pemimpin negara tersebut mengaku Donald Trump mengirimkan surat kepada mereka.
Gedung Putih juga mengumumkan pembentukan Dewan Eksekutif Gaza untuk mendukung tata kelola dan layanan, dengan anggotanya Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan; utusan khusus Trump Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner.
Selain itu, adapula mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair; Menteri Negara Uni Emirat Arab untuk Kerja Sama Internasional Reem Al-Hashimy, diplomat veteran Qatar Ali Al-Thawadi dan kepala intelijen Mesir Hassan Rashad, di antara yang lainnya.
Masih ada juga National Committee for the Administration of Gaza (NCAG) yang sebagai komite "teknokratik" untuk mengawasi transisi kekuasaan di Jalur Gaza, sebagai bagian dari rencana Presiden AS Donald Trump. Komite itu dipimpin Dr Ali Sha'ath, mantan wakil menteri Palestina di Otoritas Palestina.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berbagai dewan itu menandai dimulainya fase kedua kesepakatan gencatan senjata di Gaza antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, yang berfokus pada demiliterisasi, pemerintahan teknokratis, dan rekonstruksi.
Fase tersebut mencakup penarikan penuh pasukan Israel, pelucutan senjata Hamas, pengerahan pasukan stabilisasi internasional, serta pembentukan pemerintahan sementara Palestina di Gaza.
Perang di Gaza telah menewaskan lebih dari 71.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 171.000 orang sejak Oktober 2023.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian Kesehatan mencatat sedikitnya 464 warga Palestina tewas dan hampir 1.280 lainnya terluka akibat serangan Israel sejak gencatan senjata diberlakukan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!