Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Kavling DKI Tolak Sodetan Perumahan, SDA Jakbar Cari Alternatif

📅 Senin, 19 Jan 2026, 03:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Kavling DKI Tolak Sodetan Perumahan, SDA Jakbar Cari Alternatif Doc: Antara
Ket. Spanduk penolakan terhadap rencana pembangunan sodetan dari sebuah perumahan, terpampang di kawasan Kavling DKI, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (15/1).

Jakarta - Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat berencana mencari solusi lain untuk mengatasi genangan air di Kompleks DPA dan DPR Meruya Selatan, menyusul rencana pembuatan sodetan dari perumahan di ujung kompleks itu ditolak oleh warga Kavling DKI.

"Kalau ditolak warga, berarti kami tidak dapat berbuat apa-apa di sana. Akan kami cari solusi lainnya," kata Kepala Suku Dinas SDA Jakbar, Purwanti Suryandari saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (18/1).

Purwanti menjelaskan, rencana pembuatan sodetan dari sebuah proyek perumahan di ujung Kompleks DPA dan DPR merupakan upaya untuk mengatasi banjir yang dikeluhkan warga setempat.

Namun, pembuatan sodetan itu dikhawatirkan oleh warga Kavling DKI akan membuat wilayah mereka rawan tergenang banjir. Pasalnya, posisi Kavling DKI Meruya Selatan lebih rendah dari perumahan tersebut.

"Saat ini kami baru melakukan pengukuran untuk melihat elevasi saluran yang ada saat ini. Pada saat pertemuan dengan warga kompleks DPA dan DPR dengan Ibu Wali Kota pada tanggal 5 Januari 2026, saya menyampaikan akan melakukan pengukuran untuk mencari solusi terkait permasalahan banjir yang terjadi di wilayah tersebut," ucap Purwanti.

"Kalau tidak diukur, bagaimana saya tahu air itu bisa dialirkan kemana," Purwanti melanjutkan.

Merespons penolakan warga Kavling DKI terhadap pembangunan sodetan tersebut, Purwanti menegaskan bahwa pembangunan itu masih dalam tahap perencanaan.

"Jadi saat ini sebenarnya masih dalam tahap perencanaan. Belum ada kegiatan apa-apa di sana," kata Purwanti.

Sebelumnya, Warga di kawasan Kavling DKI, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat menolak rencana pengalihan sodetan atau jalur pembuangan air dari sebuah perumahan yang tengah dibangun, di sekitar wilayah mereka.

Ketua RT 04 RW 06 Meruya Selatan, Fajar Aridwianto di Jakarta, Kamis, menyebut, lokasi perumahan besar itu memiliki ketinggian tanah lebih dari satu meter dibandingkan Kavling DKI, sehingga pengalihan sodetan berpotensi menimbulkan banjir di lingkungan permukiman.

“Jadi kalau aliran air masuk ke saluran RT 04, yang terjadi kita berubah dari RT yang kering jadi embung. Air pasti mengalir ke bawah,” kata Fajar.

Ia pun menegaskan bahwa warga pada dasarnya tidak mempermasalahkan adanya pembangunan perumahan di sekitar wilayah mereka.

“Sebenarnya kita tak ada masalah dengan adanya pembangunan. Hanya pada waktu mereka punya rencana untuk melakukan sodetan dari saluran ke sini, makanya kita mempersoalkan,” ucap Fajar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Suka banget sama imbauan ini karena memang ketenangan ...
    terimakasih bapak panglima,TNI siap menjaga keamanan masyarakat INdonesia
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Rona
Marvel Studios Siapkan Film...
Megapolitan
Dinkes: Wabah ISPA Ancam Du...

Gelaran Liga Super Akan Dihadiri Penonton Tandang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelaran Liga Super Akan Dih...
Daerah
BNPB: Karhutla di Magetan d...

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KAI Beri Promo Diskon Tiket...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.