Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Destinasi Wisata Dalam Negeri Diminta Berbenah, Kualitas Jadi PR Utama

📅 Senin, 19 Jan 2026, 18:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Destinasi Wisata Dalam Negeri Diminta Berbenah, Kualitas Jadi PR Utama Doc: ANTARA/ Novi Husdinariyanto
Ket. Ilustrasi - Pengunjung Wisata Bahari Pasir Putih Situbondo, Jawa Timur.

JAKARTA – Peningkatan kualitas destinasi wisata jadi kunci agar sektor pariwisata tak sekadar ramai, tapi juga berkelanjutan. Bukan cuma soal jumlah pengunjung, melainkan pengalaman yang mereka bawa pulang.

Infrastruktur yang nyaman, kebersihan terjaga, layanan ramah, hingga cerita lokal yang kuat menentukan apakah wisatawan akan datang sekali atau berkali-kali.

Di tengah persaingan destinasi yang makin ketat, kualitas menjadi pembeda utama—karena wisata yang baik bukan hanya indah dilihat, tapi juga enak dinikmati.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini mendorong peningkatan kualitas destinasi wisata dalam negeri untuk menumbuhkan minat wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman).

“Pariwisata bukan hanya soal angka, tapi juga soal kualitas. Kami dari kementerian, pemerintah khususnya, ingin tahun ini menerapkan quality tourism, atau pariwisata yang berkualitas,” kata Made Marthini di Jakarta, Senin (19/1).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pergerakan wisnus pada November 2025 mencapai 96,45 juta perjalanan, atau meningkat 0,47 persen secara bulanan (month-to-month/mtm).

Sementara itu, secara tahunan, jumlah perjalanan wisnus pada November 2025 naik signifikan sebesar 19,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam Laporan Bulanan Kementerian Pariwisata, angka kunjungan wisnus sepanjang bulan Januari hingga November 2025 tercatat mencapai 1,09 miliar perjalanan. Capaian ini sudah melampaui angka yang ditargetkan oleh pemerintah di tahun 2025 sebesar 1,08 miliar perjalanan.

Dalam periode yang sama, jumlah perjalanan wisman yang berkunjung ke Indonesia adalah sebanyak 13,98 juta orang, atau naik 10,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 12,66 juta kunjungan.

Untuk itu, peningkatan kualitas dari segi kebersihan dan kenyamanan fasilitas di destinasi wisata hingga sumber daya manusia (SDM) yang mengelola dinilai sangat krusial jika Indonesia ingin melampaui angka di tahun sebelumnya.

“Pariwisata yang berkualitas artinya adalah destinasinya itu berkualitas. Bagaimana kita bisa pengalaman para wisatawan itu menjadi baik, bersih, aman, dan nyaman,” ujarnya.

“Oleh karena itu, kita banyak punya kampanye pariwisata bersih, CHSE untuk hotel, restoran, dan sebagainya. SDM-nya harus berkualitas juga untuk bisa memberikan servis yang baik,” imbuhnya.

Selain itu, Kemenpar juga mendorong diversifikasi destinasi melalui penguatan destinasi prioritas, destinasi regeneratif, serta pengembangan desa wisata di luar Pulau Jawa.

“Dari sisi marketing, kita juga ingin meningkatkan kualitas marketing. Ini juga harus bersama-sama, karena pemerintah telah mencanangkan di dalam RPJMN-nya,” kata Made Marthini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Megapolitan
MUI Kecam Dugaan Penistaan ...
Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.