Berpotensi Menguat Tipis, 19 Januari 2024
📅 Senin, 19 Jan 2026, 08:05 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak konsolidatif dengan potensi penguatan terbatas pada perdagangan Senin (19/1). Pergerakan pasar dipengaruhi sentimen global yang cenderung berimbang, sementara pelaku pasar masih bersikap hati-hati menanti rilis sejumlah data ekonomi penting yang akan menjadi penentu arah pasar selanjutnya.
Pengamat pasar modal sekaligus Co-Founder Pasardana, Hans Kwee melihat sentimen global sempat menguat setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang dinilai meredakan kekhawatiran pasar terkait arah kebijakan The Federal Reserve (The Fed), namun optimisme tersebut tertahan oleh data tenaga kerja AS yang lebih kuat sehingga mendorong mundurnya ekspektasi pemangkasan suku bunga hingga pertengahan 2026.
Di sisi lain, pasar saham AS masih diwarnai rotasi sektor, sementara harga minyak bergerak fluktuatif akibat dinamika geopolitik Timur Tengah. Dari dalam negeri, potensi pelebaran defisit fiskal tetap menjadi tekanan bagi rupiah, dengan Bank Indonesia diperkirakan mempertahankan suku bunga untuk menjaga stabilitas nilai tukar.
Karenanya, Hans memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Senin (19/1), bergerak konsolidasi dengan kecenderungan menguat dengan support di kisaran 9.000 - 8.715, sementara resistance di rentang 9.100 - 9.199.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (15/1) sore, ditutup menguat 42,83 atau 0,47 persen ke posisi 9.075,41 di tengah pelemahan mayoritas bursa saham kawasan Asia. “Pasar global bereaksi terhadap pelemahan harga saham-saham di sektor teknologi dan penurunan tajam harga minyak,” sebut Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!