Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Banjir Landa Kota Bekasi

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 18:27 WIB | Oleh:
Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Banjir Landa Kota Bekasi Doc: antara foto
Ket. Penyelamatan korban banjir di Kota Bekasi.

BEKASI - Hujan deras disertai angin kencang sejak Minggu (18/1) dini hari tadi menyebabkan banjir di 12 titik wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar) hingga turut berdampak pada insiden pohon tumbang serta ratusan warga terpaksa mengungsi.

Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi Iman S Gunawan mencatat 12 titik banjir tersebut tersebar di lima kecamatan. Genangan mulai terjadi pukul 04.38 WIB akibat intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung cukup lama.

"Genangan air terjadi di beberapa wilayah dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai 100 sentimeter," katanya di Bekasi, Minggu.

Ia mengatakan Kecamatan Medan Satria menjadi wilayah paling terdampak. Genangan terjadi di Kelurahan Kali Baru, tepatnya RT 001, 007 dan 009 pada RW 003. Selain itu, banjir setinggi 40-100 sentimeter merendam Jalan Rawa Bakti hingga satu kepala keluarga harus mengungsi.

Di Kelurahan Harapan Mulya, genangan menyebabkan kendaraan mogok dan membutuhkan bantuan derek sekitar pukul 05.00 WIB. Sementara itu, banjir setinggi 40-60 sentimeter juga terjadi di sejumlah titik Kelurahan Pejuang, termasuk Jalan Cempaka Indah.

"Akibat banjir di Kelurahan Pejuang, 100 kepala keluarga di RT 017 RW 017 terpaksa mengungsi dan hingga saat ini masih membutuhkan bantuan logistik," katanya.

BPBD juga menerima laporan permohonan evakuasi jenazah di Jalan Cempaka Indah VII RT 006/017 karena akses jalan terputus akibat genangan. Proses evakuasi tersebut telah berhasil ditangani oleh petugas.

Selain banjir, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang di beberapa lokasi. Di Kecamatan Bekasi Barat, pohon tumbang terjadi di kompleks Depnakertrans, Jalan Jenggala 1, Kelurahan Jakasampurna dan telah ditangani petugas.

Pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Kelurahan Kali Abang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara hingga sempat menutup akses jalan. Sementara itu, genangan air turut dilaporkan di Jalan Perjuangan, Kelurahan Teluk Pucung dengan ketinggian air yang masih dalam proses asesmen.

Di Kecamatan Bekasi Timur, genangan setinggi 20-30 sentimeter merendam Jalan Teratai II, Kelurahan Margahayu. BPBD juga melakukan evakuasi seorang warga lanjut usia di Kelurahan Aren Jaya akibat terjebak genangan air.

Sementara di Kecamatan Rawalumbu, banjir menggenangi kawasan Pondok Hijau Permai, Kelurahan Pengasinan dengan ketinggian air mencapai 30-70 sentimeter.

BPBD Kota Bekasi mencatat sebanyak 101 kepala keluarga mengungsi, terdiri atas 100 KK di Kelurahan Pejuang dan satu KK di Kelurahan Kali Baru. Petugas BPBD masih melakukan penanganan darurat, evakuasi warga serta asesmen di lokasi-lokasi terdampak.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari wilayah genangan, tidak memaksakan kendaraan melintas di jalan yang tergenang banjir serta mengikuti arahan petugas lapangan demi keselamatan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Ratusan Remaja Mendaftar Ik...
Megapolitan
Rute KRL Tanah Abang-Rangka...

Distribusi Kekayaan Harus Diperkuat

54 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Distribusi Kekayaan Harus D...

Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing

54 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.