Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Jatim Khofifah Yakin Sekolah Rakyat Efektif Putus Rantai Kemiskinan

📅 Sabtu, 17 Jan 2026, 10:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Jatim Khofifah Yakin Sekolah Rakyat Efektif Putus Rantai Kemiskinan Doc: Pemprov Jatim
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menyapa siswa Sekolah Rakyat.

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meyakini Sekolah Rakyat (SR) menjadi cara efektif untuk memutus mata rantai kemiskinan.

"Kita ingin menyapa dan mengupdate lebih banyak lagi tentang pengelolaan Sekolah Rakyat yang berbasis asrama agar pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik,” kata Khofifah saat Bimbingan Teknis kepala sekolah dan tenaga kependidikan SR se-Jawa Timur di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, seperti keterangan di Surabaya, Sabtu (17/1).  

Ia menegaskan penyelenggaraan bimtek tersebut merupakan wujud sikap proaktif Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kompetensi kepala sekolah, wali asuh, dan wali asrama SR se-Jawa Timur. 

Khofifah berharap momentum bimtek dapat menjadi pijakan untuk memastikan kualitas pengelolaan institusi pendidikan tersebut selaras dengan dinamika sosial yang beragam dan memerlukan mitigasi komprehensif.  

Jawa Timur saat ini tercatat sebagai provinsi dengan jumlah SR terbanyak di Indonesia, yakni 26 sekolah, sekaligus memiliki jumlah peserta didik terbanyak mencapai 2.249 siswa.

Jumlah tersebut terbagi dalam 98 rombongan belajar (rombel), dengan rincian 15 rombel jenjang sekolah dasar, 35 rombel jenjang sekolah menengah pertama, dan 48 rombel jenjang sekolah menengah atas.

“Kita ingin menjadi bagian penguat, penyukses dan pendorong bahwa SR di Jatim ini adalah harapan untuk mendorong potensi-potensi yang brilian dan berlian,” ujarnya.

Melalui bimtek tersebut, Khofifah menempatkan SR sebagai wadah pendorong lahirnya potensi anak bangsa yang unggul.

Dengan fasilitas pendukung yang disiapkan pemerintah, ia berharap proses pembelajaran berlangsung optimal dan menghasilkan lulusan berdaya saing.

Ia mencontohkan apresiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terhadap penampilan baris-berbaris siswa SR asal Jawa Timur pada peresmian 166 SR se-Indonesia.

Selain itu, siswa SR Jawa Timur juga tampil menyampaikan pidato dalam berbagai bahasa, termasuk Arab dan Jepang.

“Sesungguhnya ini di atas ekspektasi. Di dalam SR ini ternyata banyak anak yang brilian dan berlian. Kadang tidak tampak, namun setelah diberi ruang mereka ternyata adalah Brilian dan Berlian,” ujar Khofifah.

Gubernur juga mengingatkan kepala sekolah dan tenaga kependidikan agar peka terhadap proses adaptasi siswa dengan latar belakang keluarga dan pendidikan yang beragam.

Ia menegaskan setiap persoalan sosial di lingkungan sekolah harus segera diidentifikasi, diantisipasi, dan dicarikan solusi secara cepat, serta menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam tata kelola SR.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.