Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Publik Adalah Pemilik Informasi, Pemerintah Hanya Pengelola

📅 Jumat, 26 Sep 2025, 23:42 WIB | Oleh:
Publik Adalah Pemilik Informasi, Pemerintah Hanya Pengelola Doc: istimewa

JAKARTA  — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghimbau bahwa keterbukaan informasi publik (KIP) berperan penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang transparan.

“Pemerintah Provinsi bersama KI DKI Jakarta berkomitmen terus memperkuat sistem keterbukaan informasi publik yang mendukung tata Kelola Pemerintahan yang baik,” ujar Gubernur Pramono Anung melalui virtual di seminar Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta bersama Fakultas Komunikasi dan Desain Kreatif (FKDK) Universitas Budi Luhur. 

Staf Khusus Gubernur, Chico Hakim, menekankan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar amanat undang-undang, tetapi jantung demokrasi modern. 

“Pemilik informasi sesungguhnya adalah publik. Pemerintah hanyalah pengelola yang berkewajiban memastikan setiap data bisa diakses dengan mudah,” tegasnya dalam seminar kolaborasi KI DKI Jakarta dengan Fakultas Komunikasi dan Desain Kreatif Universitas Budi Luhur, Kamis (25/9/2025).

Chico menilai menutup informasi di era digital hampir mustahil dilakukan. Tantangan ke depan, ujarnya, adalah bagaimana publik terutama generasi muda mampu mengajukan pertanyaan kritis dan memanfaatkan data secara bijak. 

Ia juga menekankan transparansi sebagai investasi jangka panjang untuk membangun kepercayaan publik dan memperkuat legitimasi pemerintah.

Komisioner KI DKI Jakarta, Ferid Nugroho, turut mengingatkan pentingnya klasifikasi informasi yang wajib diumumkan badan publik, baik informasi berkala, serta-merta seperti bencana, maupun informasi setiap saat yang harus tersedia.

Sementara itu, Denik Iswardani Witarti, dosen FKDK Universitas Budi Luhur, menekankan peran mahasiswa sebagai garda terdepan pengawasan keterbukaan informasi. 

“Mahasiswa adalah digital native dengan kanal luas untuk menyuarakan perubahan. Kritik bukan sesuatu yang negatif, melainkan kontribusi nyata untuk membangun,” ujarnya.

Seminar yang menghadirkan Chico Hakim, Ferid Nugroho, dan Denik Iswardani ini dipandu oleh Yori Pusparani. Acara tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah, akademisi, dan mahasiswa dalam mengawal transparansi di Jakarta.

“KI DKI Jakarta menggelar seminar ini untuk menegaskan pentingnya kolaborasi menjaga keterbukaan informasi publik. Dengan semangat partisipasi dan dukungan teknologi, Jakarta diharapkan unggul bukan hanya dalam infrastruktur, tetapi juga transparansi dan akuntabilitas,” pungkas Ferid.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.