Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Lombok Tengah Amankan Sampel MBG Diduga Penyebab keracunan masal

📅 Sabtu, 17 Jan 2026, 19:50 WIB | Oleh:
Dinkes Lombok Tengah Amankan Sampel MBG Diduga Penyebab keracunan masal Doc: ANTARA/HO-Media Sosial.
Ket. Para pelajar yang diduga mengalami keracunan makanan MBG saat mendapatkan perawatan medis puskesmas di Lombok Tengah, Sabtu (17/1).

Lombok Tengah -- Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat telah mengamankan sampel menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menyebabkan puluhan pelajar di Desa Darmaji mengalami keracunan masal usai minum susu MBG tersebut.

"Sampel makanan (susu) telah kami amankan untuk dilakukan pengecekan atau uji lab," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah Suardi di Lombok Tengah, Sabtu.

Ia mengatakan pelajar yang mengalami keracunan makanan MBG tersebut bersekolah di SDN 1 Darmaji dan Madrasah Ibtidaiyah Hidayatuslohin. Berdasarkan data sementara jumlah korban sebanyak 38 orang baik pelajar SD maupun MI.

Ia mengatakan peristiwa tersebut bermula ketika para korban mendapatkan makanan program MBG, dimana setelah mereka mengkonsumsi susu atau salah satu menu makanan tersebut mengalami gejala mual, pusing, perut mules.

"Gejala itu terjadi setelah korban meminum susu MBG," katanya.

Selanjutnya para pelajar yang diduga mengalami keracunan langsung di bawah ke puskesmas terdekat untuk ditangani tim medis puskesmas.

"Mereka di rawat di Puskesmas Muncang dan Pengadang," katanya.

Dari puluhan korban, di Puskesmas Muncang 12 orang rawat jalan 2 orang rawat inap. Sedangkan di Puskesmas Pengadang 24 orang jalan semua atau tidak ada yang rawat inap.

"Tidak ada korban jiwa, korban mengalami gejala mual, pusing, perut melilit," katanya.

Tim Satgas MBG Kabupaten Lombok Tengah Lalu Setiawan mengatakan pihaknya bersama koordinasi wilayah program MBG dan dari Dinas Kesehatan telah turun melakukan penanganan terhadap para korban keracunan program MBG tersebut.

"Sampel makanan telah diambil untuk dilakukan uji laboratorium. Korban telah pulang, hanya dua orang yang dirawat inap," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.