Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penting! Pegiat Internet Komunitas Diajak Komdigi Beri Edukasi Pemanfaatan Teknologi saat Kondisi Darurat

📅 Jumat, 16 Jan 2026, 08:44 WIB | Oleh:
Penting! Pegiat Internet Komunitas Diajak Komdigi Beri Edukasi Pemanfaatan Teknologi saat Kondisi Darurat Doc: ANTARA/HO Kementerian Komunikasi dan Digital
Ket. Wamenkomdigi Nezar Patria menyampaikan sambutan saat mengunjungi Pelatihan Internet Komunitas, Literasi Digital, Kewirausahaan Sosial, Kesetaraan Gender dan Kebencanaan di Citraweb Solusi Teknologi Training Center, Sleman, Yogyakarta, Kamis (15/1).

JAKARTA - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengajak para pegiat internet komunitas untuk mengambil peran aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi di situasi darurat.

"Kita perlu memberikan edukasi kepada masyarakat, mungkin ada terobosan teknologi di tengah keadaan darurat. Walaupun kita menggunakan Starlink, tapi jika energinya tidak ada, kita mungkin bisa menggunakan panel surya untuk bisa terkoneksi," jelas Wamen Nezar dalam keterangan pers yang diterima, Jumat.

Saat berkunjung ke School of Community Networks Indonesia di Yogyakarta, Kamis (15/1), Nezar mengatakan masyarakat perlu diberikan edukasi tentang cara agar tetap terkoneksi saat infrastruktur konektivitas dan listrik lumpuh.

Salah satunya adalah pengenalan terobosan teknologi alternatif yang tidak bergantung sepenuhnya pada jaringan listrik konvensional.

Menurut Wamen Nezar, kehadiran internet kini sudah seperti udara, seringkali tidak disadari namun sangat vital bagi kehidupan.

Pentingnya konektivitas ini baru benar-benar terasa ketika akses terputus, seperti yang baru saja terjadi dalam bencana banjir di wilayah Sumatra.

"Di daerah bencana, ternyata selain air, makanan, dan listrik, telekomunikasi menjadi kebutuhan yang sangat luar biasa. Begitu internet terputus, kita baru sadar kita dalam keadaan yang kritis," ujar Wamen Nezar.

Ia menceritakan keadaan pascabencana banjir di Provinsi Aceh membuat tantangan berat di lapangan, mulai dari meluapnya sungai karena terjadi pendangkalan hingga putusnya akses jembatan yang mengisolasi wilayah, seperti di Bener Meriah dan Bireuen.

Kondisi ini menyebabkan sulitnya akses untuk memperbaiki infrastruktur kelistrikan dan menara BTS yang rusak sehingga partisipasi komunitas menjadi faktor penting dalam upaya pemulihan pascabencana.

Wamen Nezar menegaskan pemerintah membuka pintu kolaborasi terhadap semua pihak untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur digital yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Ia mengatakan strategi pemulihan jaringan telekomunikasi dalam keadaan bencana harus melibatkan semua stakeholder tidak hanya pemerintah namun partisipasi semua pihak menjadi sangat strategis dalam keadaan darurat.

"Apa yang rekan-rekan lakukan sangat penting dalam rangka memperkuat ketangguhan infrastruktur telekomunikasi kita. Pemerintah membuka kolaborasi dengan semua pihak agar tujuan nasional no one left behind dalam transformasi digital bisa tercapai," kata Wamen Nezar. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.