Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPK Ungkap Dugaan Aliran Uang ke Ono Surono Terkait  Perkara Dugaan Suap Ijon

3 Jumat, 16 Jan 2026, 14:25 WIB | Oleh:
KPK Ungkap Dugaan Aliran Uang ke Ono Surono Terkait  Perkara Dugaan Suap Ijon KPK Ungkap Dugaan Aliran Uang ke Ono Surono Terkait  Perkara Dugaan Suap Ijon Doc: RRI/Chairul Umam
Ket. Wakil ketua DPRD Jabar Ono Surono

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran uang kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono. Aliran itu terkait  perkara dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Jubir KPK Budi Prasetyo mengatakan, Ono diduga menerima uang dari tersangka pihak swasta, Sarjan. "Ya, ini diduga diberikan oleh saudara SRJ yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (15/1).

Budi menyampaikan, penyidik belum dapat mengungkapkan besaran uang yang diduga diterima Ono. Saat ini, KPK masih mendalami apakah penerimaan tersebut hanya berasal dari Sarjan atau terdapat sumber lain.

“Untuk jumlahnya nanti akan kami update. Karena masih terus didalami apakah penerimaannya hanya itu atau ada penerimaan-penerimaan lainnya,” kata Budi.

Menurut dia, penyidik juga mendalami maksud dan tujuan pemberian uang tersebut. Termasuk keterkaitannya dengan posisi Ono sebagai anggota wakil ketua DPRD Jabar.

“Ini kaitannya seperti apa tentu masih terus didalami. Termasuk klarifikasi kepada saksi-saksi lainnya,” ujar dia.

Selain itu, KPK juga membuka kemungkinan adanya pihak lain, termasuk anggota DPRD lainnya, yang turut menerima aliran uang. Sebelumnya, KPK mengungkap Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi PDIP, Nyumarno, diduga menerima aliran uang Rp600 juta dari Sarjan.

Sementara itu, usai menjalani pemeriksaan, Ono Surono mengaku penyidik mendalami soal aliran uang dalam perkara tersebut. Namun, ia membantah menerima uang maupun adanya aliran dana ke partai politik.

"Sekitar tugas sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan. Iya ada beberapa lah yang ditanyakan (aliran uang)," kata Ono usai diperiksa penyidik.

Budi menegaskan, hingga saat ini penyidik masih fokus mendalami dugaan penerimaan secara pribadi. Belum memastikan adanya aliran dana ke partai.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka, yakni Sarjan pihak swasta, Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang. Serta ayah Ade, HM Kunang.

Penyidik mencatat, total uang ijon proyek yang diterima Ade Kuswara Kunang bersama ayahnya mencapai sekitar Rp9,5 miliar. Uang itu diduga diberikan dalam empat tahap melalui sejumlah perantara. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Gardu Portal PLN Roboh dan ...
Ekonomi
Stok Cadangan Beras Nasiona...

Uji Publik Calon Anggota KND

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Uji Publik Calon Anggota KND
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.