Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bikin Bangga! Empat Alumni API Banyuwangi Tembus Bandara Haneda Jepang lewat Program SSW BPSDMP Kemenhub

📅 Jumat, 16 Jan 2026, 14:30 WIB | Oleh:
Bikin Bangga! Empat Alumni API Banyuwangi Tembus Bandara Haneda Jepang lewat Program SSW BPSDMP Kemenhub Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA — Empat alumni Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi, Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) menorehkan prestasi membanggakan dengan menembus dunia kerja internasional. Mereka resmi dilantik sebagai Pegawai Ground Handling di Tokyo Operation Partners Co., Ltd. dan kini menjalankan tugas operasional di Bandara Internasional Haneda, Jepang, salah satu bandara tersibuk dan paling modern di Asia.

Keempat alumni tersebut yakni A. Irland Patappuri, Muhammad Isra, Wendra Dwiki Wibisono, dan Fathur Rozi. Penempatan ini merupakan hasil dari Program Pelatihan Specified Skill Worker (SSW), skema pemerintah Jepang yang membuka peluang bagi tenaga kerja asing terampil, melalui kerja sama BPSDMP Kementerian Perhubungan melalui API Banyuwangi dengan PT Liana Segrus Co., Ltd.

Direktur API Banyuwangi, Capt. Daniel Dewantoro Rumani menjelaskan bahwa program SSW dirancang untuk menjawab kebutuhan industri Jepang akan tenaga kerja dengan keterampilan spesifik, termasuk di sektor penerbangan.

“Program ini tidak hanya menyiapkan kompetensi teknis, tetapi juga bahasa dan budaya kerja Jepang yang menuntut disiplin tinggi, ketepatan waktu, serta standar keselamatan dan pelayanan kelas dunia,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/1).

Proses menuju penempatan internasional ini bukan hal instan. Sejak sosialisasi program pada September 2023, para peserta mengikuti pelatihan bahasa Jepang secara intensif, tahapan mensetsu atau wawancara dengan perusahaan Jepang, serta ujian bahasa seperti Japanese Language Proficiency Test (JLPT) dan Japan Foundation Test (JFT).

Mereka juga wajib lulus uji keterampilan SSW sebagai bukti kompetensi sesuai standar industri Jepang. Kontrak kerja ditandatangani pada September 2025, menandai kesiapan mereka terjun langsung di Bandara Haneda.

Selain kemampuan teknis operasional penerbangan, peserta dibekali pemahaman mendalam tentang budaya kerja Jepang. Pendekatan ini dinilai krusial agar tenaga kerja Indonesia mampu beradaptasi dan berkontribusi secara profesional di lingkungan bandara internasional.

Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara (PPSDMPU), M. Abrar Tuntalanai, menyampaikan bahwa program serupa telah diterapkan di beberapa perguruan tinggi penerbangan Kemenhub dan menjadi peluang besar bagi lulusan matra udara.


“Program kerja sama internasional seperti ini harus dipersiapkan secara matang karena membuka jalur karier global bagi lulusan perguruan tinggi penerbangan Indonesia,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa ini adalah wujud nyata orientasi internasional pendidikan vokasi penerbangan Indonesia yang selaras dengan standar global.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Capt. Wisnu Handoko, menilai capaian ini sebagai bukti nyata kualitas pendidikan vokasi penerbangan di bawah Kementerian Perhubungan.


“Keberhasilan alumni API Banyuwangi bekerja di Bandara Haneda menunjukkan bahwa lulusan pendidikan vokasi transportasi Indonesia memiliki daya saing global. Ini sejalan dengan komitmen BPSDMP dalam menyiapkan SDM transportasi yang memiliki nilai-nilai PROPRESTASI, dimana salah satunya adalah Standar Global, sehingga siap bersaing di pasar internasional,” tegasnya.

Penempatan alumni API Banyuwangi di Bandara Haneda juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pemasok tenaga kerja terampil di sektor penerbangan internasional. Di tengah meningkatnya kebutuhan Jepang akan tenaga kerja usia produktif, kehadiran pekerja Indonesia yang terlatih tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga mendorong transfer pengetahuan dan peningkatan devisa.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa dan taruna penerbangan lainnya untuk mempersiapkan diri menembus pasar kerja internasional melalui penguasaan kompetensi, bahasa, dan etos kerja global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.