Pemerintah Siapkan Rp335 Triliun untuk MBG
📅 Kamis, 15 Jan 2026, 03:03 WIB | Oleh: Tim PenulisAirlangga menghitung kontribusi MBG berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen. Dengan asumsi realisasi setengah dari potensi tersebut, program ini tetap dapat memberikan tambahan sekitar tiga persen bagi perekonomian nasional pada periode pelaksanaan 2026. “Ini akan mampu mengungkit pertumbuhan ekonomi sesuai dengan target yang diharapkan pemerintah,” kata Airlangga.
Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong kalangan pengusaha untuk terlibat aktif dalam pemenuhan kebutuhan bahan baku Program MBG seiring dengan pesatnya ekspansi program tersebut di seluruh Indonesia.
Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan dalam MBG Outlook di Jakarta, Rabu (14/1) menyatakan bahwa tantangan terbesar ke depan adalah memastikan ketersediaan bahan pangan dalam jumlah besar tanpa memicu inflasi. “Mengingat nanti kebutuhan berasnya bisa sampai 3 juta ton per tahun, kebutuhan sayur itu rata-rata akan 6 ton per bulan per satu dapur. Jadi besar sekali,” ucap dia.
Jumlah kebutuhan bahan baku yang masif tersebut, lanjut dia dikarenakan program MBG mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan dalam waktu singkat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada Januari 2025, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masih berada di angka 190 unit, dengan proses perekrutan yang tidak mudah. Namun, setelah berbagai inovasi dan kerja sama lintas institusi dilakukan, jumlah SPPG melonjak tajam. Hingga per 8 Januari 2026, jumlah SPPG telah mencapai 19.198 unit atau tumbuh hampir 100 kali lipat dibandingkan awal pelaksanaan program.
Lonjakan tersebut juga berdampak pada jumlah penerima manfaat. Jika pada tahap awal penerima manfaat hanya sekitar 400 ribu orang dari 100 dapur, kini program MBG telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Pihaknya menargetkan jumlah SPPG akan mencapai 32 ribu unit hingga April 2026, dengan total penerima manfaat sekitar 82,9 juta orang. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!