Niat Baik Bansos, Antara Menjaga Martabat atau Jadi Ketergantungan Masyarakat
📅 Rabu, 14 Jan 2026, 17:22 WIB | Oleh: OpikSebaliknya, bantuan yang diterima tanpa arah perubahan berisiko menyuburkan mental menengadah, kebiasaan menunggu uluran tangan, dan sikap pasrah yang pelan-pelan mengikis harga diri.
Menjaga martabat masyarakat berarti berani jujur pada satu hal: menolong tidak selalu identik dengan memberi. Kadang menolong justru berarti mendorong orang berdiri, meski itu terasa lebih sulit dan tidak instan.
Negara dan masyarakat perlu berjalan beriringan, saling percaya, dan sama-sama dewasa dalam memaknai bantuan.
Mungkin, bansos akan selalu dibutuhkan dalam situasi tertentu. Namun yang jauh lebih penting adalah memastikan bahwa setiap bantuan membawa pesan yang jelas: masyarakat ini dihormati sebagai subjek yang berdaya. Agar martabat tetap tegak, dan mental menengadah tidak menjadi warisan gaya hidup sosial. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!