Tak Perlu Takut Operasi, Wasir Bisa Ditangani dengan Bedah Laser
📅 Selasa, 13 Jan 2026, 20:45 WIB | Oleh: Haryo BronoApa Itu Fistula Ani?
Fistula adalah saluran abnormal atau terowongan kecil di bawah kulit yang menghubungkan dua organ yang seharusnya tidak saling terhubung. Salah satu jenisnya adalah fistula ani, yakni kondisi ketika terdapat saluran abnormal yang menghubungkan anus atau usus besar dengan kulit di sekitar anus atau bokong.
Penyebab dan Gejala Fistula Ani
“Fistula ani dapat dipicu oleh infeksi kelenjar anus yang menyebabkan abses, penyakit radang usus seperti Crohn, trauma atau komplikasi pascaoperasi, serta kanker atau tuberkulosis meskipun jarang. Gejalanya meliputi nyeri hebat dan pembengkakan di sekitar anus, keluarnya nanah, darah, atau cairan berbau tidak sedap dari lubang kecil di dekat anus, demam, iritasi kulit, serta nyeri saat BAB,” ungkap dr. Franky.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penanganan Fistula Ani
Penanganan fistula meliputi fistulotomi, pemasangan seton, prosedur LIFT, hingga Fistula-tract Laser Closure (FiLaC). Pada metode FiLaC, saluran fistula ditutup dari dalam menggunakan teknologi laser tanpa sayatan besar. Energi laser menghancurkan epitel fistula dan menutup saluran secara bertahap melalui efek fototermal.
Teknik FiLaC kemudian disempurnakan dengan Mainza Method, yang mengombinasikan laser dan kateter isap untuk memastikan saluran fistula bersih dan kering selama prosedur. Metode ini efektif untuk menangani fistula kompleks dan fistula berulang dengan tetap meminimalkan nyeri serta risiko kerusakan otot sfingter.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai penutup, penanganan yang tepat dan konsultasi rutin dengan dokter spesialis bedah umum sangat dianjurkan untuk mencegah komplikasi hemoroid dan fistula ani serta menjaga kualitas hidup pasien.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!