Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Mataram Harap Kebijakan Sekolah 5 Hari Tekan Penggunaan Ponsel di Kalangan Pelajar

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Mataram Harap Kebijakan Sekolah 5 Hari Tekan Penggunaan Ponsel di Kalangan Pelajar Doc: Antara
Ket. Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana.

Mataram - Wali Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mohan Roliskana mengatakan kebijakan penerapan lima hari sekolah di kota itu diharapkan dapat membatasi penggunaan handphone (hp) pada anak-anak.

"Saat libur, anak-anak sudah terbiasa tidak bermain sosial media melalui handphone, tetapi fokus bersama keluarga dengan berbagai aktivitas luar ruangan," katanya di Mataram, Selasa (13/1).

Hari Sabtu, lanjutnya, para siswa diharapkan mengisi dengan kegiatan non-akademik sesuai bakat dan minat mereka, seperti olahraga atau seni serta kegiatan ekstrakurikuler lainnya.

"Hari Sabtu anak-anak bisa berkegiatan di luar ruang, baik itu bermain atau aktivitas fisik, untuk memperkuat ikatan emosional dalam keluarga," katanya menyikapi pelaksanaan hari kedua lima hari sekolah atau full day school di tingkat SD dan SMP se-Kota Mataram.

Wali kota mengatakan kebijakan lima hari sekolah bagi siswa menjadi langkah untuk meningkatkan efektivitas belajar serta memberikan waktu luang yang lebih berkualitas bagi siswa, guru, maupun orang tua, pada akhir pekan

"Karena para orang tua juga rata-rata libur di hari Sabtu, sehingga dengan lima hari sekolah juga dapat meningkatkan quality time keluarga," katanya.

Itulah, kata wali kota, yang menjadi salah satu latar belakang utama kebijakan tersebut yakni keinginan pemerintah agar anak-anak memiliki waktu istirahat yang cukup pada akhir pekan.

Dengan libur pada hari Sabtu dan Minggu, lanjut dia, diharapkan terjalin hubungan yang lebih kuat antara orang tua dan anak melalui kegiatan bersama atau liburan keluarga.

​"Kami ingin ada quality time yang efektif bagi orang tua dan anak di hari Sabtu dan Minggu," katanya.

​Selain aspek keluarga, kata dia, kebijakan tersebut juga bertujuan memberikan waktu bagi para guru untuk beristirahat dan mempersiapkan bahan mengajar dengan lebih maksimal untuk hari Senin berikutnya.

Kebijakan lima hari sekolah, saat ini masih dalam tahap uji coba selama dua hingga tiga minggu ke depan.

Selanjutnya Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram melalui Dinas Pendidikan akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum memutuskan apakah kebijakan ini akan diterapkan secara permanen di seluruh sekolah di Kota Mataram.

"Hasil evaluasi Dinas Pendidikan akan menjadi acuan kami untuk memutuskan, apakah lima hari sekolah akan lanjut atau tidak," kata Wali Kota Mataram Mohan Roliskana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.