Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Miliano Jonathans Tolak Belanda, Pilih Bela Timnas Indonesia

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 07:30 WIB | Oleh:
Miliano Jonathans Tolak Belanda, Pilih Bela Timnas Indonesia Doc: ANTARA/HO-FC Utrecht
Ket. Pemain keturunan Indonesia-Belanda Miliano Jonathans saat menandatangani kontrak dengan klub barunya FC Utrecht. Miliano bergabung bersama Utrecht pada musim dingin ini dengan durasi kontrak 3,5 tahun atau sampai Juni 2028.

JAKARTA - Media Belanda, Voetbal Primeur menyatakan Penyerang FC Utrecht, Miliano Jonathans, menolak panggilan Timnas Belanda U-21 (Jong Oranje) demi membela Timnas Indonesia. Pemain berusia 21 tahun itu telah memulai proses naturalisasi, menjadikannya salah satu prioritas utama PSSI untuk memperkuat lini serang Garuda jelang kualifikasi Piala Dunia 2026.

Keputusan ini diambil setelah Jonathans memulai proses naturalisasi untuk mendapatkan kewarganegaraan Indonesia, menutup peluangnya bermain untuk tim nasional Belanda.

"Jonathans telah memilih jalur untuk berkarier di level internasional bersama Indonesia," tulis VoetbalPrimeur yang dikutip pada Kamis.

Menurut Voetbal Primeurz, Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) menjadikan Jonathans sebagai prioritas utama untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia.

Pemain berusia 21 tahun ini telah memulai proses naturalisasi, yang membuatnya tidak dapat menerima panggilan dari Jong Oranje, meskipun namanya masuk dalam daftar sementara tim tersebut.

Jonathans, yang memiliki darah Indonesia, menunjukkan performa gemilang di Keuken Kampioen Divisie bersama Vitesse sebelum bergabung dengan FC Utrecht pada Januari 2025.

Selama di Vitesse, dia mencetak sembilan gol dan memberikan empat asis dalam 16 pertandingan, menjadikannya salah satu talenta muda yang diminati banyak klub, termasuk FC Twente dan Anderlecht.

Di FC Utrecht, Jonathans diharapkan menambah kecepatan dan kreativitas di lini serang di bawah asuhan pelatih Ron Jans. Meski belum mencetak gol atau asis dalam tujuh penampilan di Eredivisie, dia dipandang sebagai pemain masa depan oleh klubnya.

PSSI, di bawah arahan pelatih Patrick Kluivert dan staf pelatih seperti Alex Pastoor dan Denny Landzaat, berupaya membangun skuad kompetitif untuk kualifikasi Piala Dunia 2026.

Jonathans diharapkan menjadi tambahan berharga, berpotensi berduet dengan pemain seperti Ole Romeny.

Dengan proses naturalisasi yang sedang berjalan, Jonathans berpeluang debut bersama Timnas Indonesia dalam laga kualifikasi Piala Dunia atau turnamen mendatang.

Skuad Garuda bakal berjuang di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Timnas Indonesia menghuni Grup B di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 bersama Arab Saudi dan Irak. Tim asuhan Patrick Kluivert akan bersua Arab Saudi pada 8 Oktober dan Irak (11 Oktober).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.